Laman

Selasa, 19 Juli 2011

HATI BAHAGIA

FILOSOFI HIDUP

Orang yang berani, bukan berarti mati, tetapi berani hidup dalam kemiskinan namun hatinya tetap bergembira.


LELUCON

Tips Sukses Interview Melamar Kerja

Berikut ini ada beberapa tips sukses saat interview kerja, di antaranya adalah:

1. Duduklah dikursi pelamar, jangan minta dipangku HRD hanya untuk nunjukkin kamu orang yang mudah bergaul.
2. Pingsan bukan pilihan terbaik menghindari pertanyaan, kecuali kamu artis.
3. Saat bingung menjawab pertanyaan jangan teriak: "Mohon dibantu yaaa... prok prok prok..."
4. Ketika ditawari gaji awal jangan berkata "Naikin ato pilih tirai nomor 4!"
5. Kalau sudah tidak kuat dengan pertanyaan interview, jangan mencoba mencari kamera dan melambai-lambai.
6. Membantu ibu pergi ke pasar bukanlah pengalaman marketing yang patut untuk diceritakan.
7. Jawab pertanyaan susah dengan: "Bagus... pertanyaan bagus. Menurut anda sendiri bagaimana?"
8. Jangan menekan bibir sang interviewer dan berbisik: "Aku tahu apa maumu..."
9. Saat ditanya pengalaman, jangan dijawab dengan "Maaf pak, saya ga mau inget-inget masa lalu saya, perih rasanya..." (malingin muka)
10. Pada saat hening, jangan memecahkan gelas. Pertama kamu bukan Dian Sastro. Kedua yang beresin siapa entar?
11. Meskipun yang interview itu teman, gak perlu kita "Woy cuy, elu yg interview? Hahay, abis ini kita mabok yuk?"
12. Mencukur kumis hendaknya dilakukan sebelum interview jangan pada saat interview.
13. Kalo ditanya: "Bagaimana seandainya kamu gagal dalam pekerjaan ini?" jawab: "Ya ga papa pak, kesempurnaan ini hanya milik Allah..."


TIPITAKA

Kisah Mara

Suatu saat, ketika Sang Buddha sedang berdiam di dekat Himalaya. Beliau melihat bahwa banyak orang diperlakukan secara tidak manusiawi oleh beberapa raja yang licik. Kemudian muncul pikiran dalam batin Beliau: “Apakah mungkin untuk mencegah orang-orang itu dari perlakuan tidak manusiawi. Mereka seharusnya tidak diperlakukan secara tidak manusiawi, dan membuat para raja tersebut memerintah dengan adil dan bijaksana.”

Mara mengetahui apa yang Sang Buddha pikirkan dan berencana untuk membujuk Sang Buddha agar memerintah sebagai seorang raja. Kepadanya, Sang Buddha menjawab, “Mara yang licik! Ajaranmu dan ajaran-Ku sangat berbeda. Kau dan Aku tidak dapat saling berdiskusi. Inilah ajaran-Ku.”

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 331, 332, dan 333 berikut ini :

Sungguh bahagia mempunyai kawan
pada saat kita membutuhkannya;
sungguh bahagia dapat merasa puas
dengan apa yang diperoleh;
sungguh bahagia dapat berbuat kebaikan
menjelang kematian;
dan sungguh bahagia
dapat mengakhiri penderitaan

Berlaku baik terhadap ibu
berlaku baik terhadap ayah
juga merupakan kebahagiaan.
Berlaku baik terhadap pertapa
merupakan suatu kebahagiaan dalam dunia ini;
berlaku baik terhadap para Ariya
juga merupakan kebahagiaan.

Moral (Sila) akan memberikan kebahagiaan
sampai usia tua;
keyakinan yang telah ditanam kuat
akan memberikan kebahagiaan;
kebijaksanaan yang telah diperoleh
akan memberikan kebahagiaan;
tidak berbuat jahat
akan memberikan kebahagiaan.


VEGETARIAN

Diet Vegetarian Ampuh Usir Toksin dalam Tubuh

KESULITAN menghilangkan toksin dalam tubuh? Jika Anda tengah mengalaminya, lakukan saja diet vegetarian. Toksin pun langsung lenyap seketika.

Mengonsumsi sayuran memang tak hanya baik bagi kulit, tapi juga pencernaan. Dengan asupan serat yang cukup, maka pencernaan pun akan lancar. Berdasarkan sebuah penelitian terbaru menyebutkan, makan sayuran selama lima hari dalam sepekan secara signifikan dapat mengurangi jumlah antibiotik tubuh dan phthalates (bahan kimia yang biasanya ada di plastik).

Untuk sampai pada kesimpulan tersebut, para peneliti di Korea menanyakan pada responden yang tinggal di kuil Buddha selama lima hari di mana mereka melakukan diet vegetarian.

Para peneliti menganalisis sampel urin sebelum dan sesudahnya. Dari sana mereka menemukan bahwa tingkat bahan kimia menurun drastis pada akhir percobaan. Demikian seperti dilaporkan Discovery News yang dirilis Times of India.

Para peneliti juga mengukur diet peserta tersebut sebelum studi dilakukan dan menemukan bahwa apa yang mereka makan 48 jam sebelum penelitian terkait dengan jumlah bahan kimia yang ditemukan dalam urin mereka.

"Sebuah korelasi signifikan yang ditemukan antara konsumsi makanan dan tingkat urin beberapa antibiotik dan phthalates," kata peneliti.

Meskipun paparan senyawa target tersebut dipengaruhi oleh perilaku lainnya, hasil tersebut menunjukkan bahwa dalam jangka pendek perilaku diet secara signifikan dapat menurunkan eksposur terhadap antibiotik dan phthalates, karenanya dapat mengurangi stres oksidatif.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar