Laman

Kamis, 19 Mei 2011

Take & Give


FILOSOFI HIDUP

Belajarlah bagaimana memberi tanpa ragu-ragu, bagaimana kehilangan tanpa menyesal, dan bagaimana memperoleh tanpa kepicikan


LELUCON

Menanam Seribu Pohon

Pak Anton, Ketua RT di Kampung Sewu, mengadakan acara "Tanam Seribu Pohon". Setiap warga mendapatkan satu tanaman. Ada seribu warga yang ikut berpartisipasi, baik bapak-bapak, ibu-ibu, remaja, bahkan anak-anak. Setelah hari petang, acara diakhiri dengan makan bersama-sama.

Setelah berdoa makan, Pak Anton mengecek tanaman yang telah ditanam. Apakah benar-benar berjumlah seribu. Selang beberapa waktu menghitung, tanamannya ternyata kurang satu. Segera ia mengumumkannya kepada warga ketika tiba-tiba seorang anak mendatanginya dan berkata:

"Maafkan saya, Pak RT. Tanaman yang harusnya tadi saya taman, mati. Tapi saya senang, Pak. Karena kata bu guru kan mati satu tumbuh seribu. Pasti besok tanamannya berlipat ganda menjadi dua ribu!"


TIPITAKA

Kisah Sejumlah Bhikkhu

Suatu saat para bhikkhu dari Kosambi terpecah menjadi dua kelompok. Satu kelompok mengikuti ahli Vinaya, dan kelompok lainnya mengikuti guru Dhamma. Mereka tidak mau memperhatikan meskipun Sang Buddha mendesak mereka untuk berdamai. Sehingga Sang Buddha meninggalkan mereka dan menghabiskan masa vassa seorang diri berada di hutan, dimana gajah Palileyyaka melayani Beliau.

Akhir masa vassa Y.A. Ananda pergi ke dalam hutan disertai dengan lima ratus bhikkhu. Dengan meninggalkan para bhikkhu pada suatu jarak tertentu, Y.A. Ananda sendiri mendekati Sang Buddha. Kemudian Sang Buddha menyuruh Ananda untuk memanggil para bhikkhu yang lain. Mereka semua datang, memberi hormat kepada Sang Buddha dan berkata, Bhante! Bhante pasti telah mengalami kesulitan menghabiskan masa vassa seorang diri di hutan ini.

Sang Buddha kemudian menjawab, Para bhikkhu, jangan berkata demikian, gajah Palileyyaka telah merawatku sepanjang waktu. Ia sesungguhnya satu teman yang sangat baik, satu teman yang sesungguhnya. Jika seseorang mempunyai teman baik seperti ini, ia seharusnya dekat dengannya, tetapi jika seseorang tidak dapat menemukan seseorang sahabat yang baik, lebih baik tinggal sendirian.

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 328, 329, dan 330 berikut ini :

Apabila dalam pengembaraanmu
engkau dapat menemukan seorang sahabat
yang berkelakuan baik, pandai, dan bijaksana,
maka hendaknya engkau berjalan bersamanya dengan senang hati
dan penuh kesadaran untuk mengatasi semua bahaya.
Apabila dalam pengembaraanmu
engkau tak dapat menemukan seorang sahabat
yang berkelakukan baik, pandai, dan bijaksana,
maka hendaknya engkau berjalan seorang diri,
seperti seorang raja yang meninggalkan negara
yang telah dikalahkannya,
atau seperti seekor gajah yang mengembara sendiri
di dalam hutan.
Lebih baik mengembara seorang diri
dan tidak bergaul dengan orang bodoh.
Pergilah seorang diri dan jangan berbuat jahat,
hiduplah dengan bebas
(tidak banyak kebutuhan),
seperti seekor gajah yang mengembara sendiri
di dalam hutan.


VEGETARIAN

Menjadi Vegetarian Pintar ala Dewi Lestari

Setiap individu diberikan banyak pilihan untuk memiliki fisik lebih sehat. Dengan fisik yang sehat, penyakit semakin menjauh dan tubuh lebih bugar, sehat lahir batin. Pilihan ada di tangan Anda. Cara apa yang dipilih untuk menyehatkan fisik, yang akhirnya membuat hidup lebih bahagia. Jika saat ini Anda masih berproses menemukan cara paling tepat, pilihan cara penulis Dewi Lestari bisa menjadi sumber inspirasi. Berikut kisah Dewi kepada majalah More Indonesia mengenai pilihannya menjadi vegetarian.

"Jangan jadikan perut kita kuburan." Kalimat ini saya baca waktu masih SMA, di sebuah majalah yang meliput Ray Sahetapy dan pilihannya menjadi vegetarian. Nasehat tersebut menancapkan sangkar di benak saya selama bertahun-tahun.

Pada tahun 2000, saya mulai berlatih yoga dan guru saya seorang vegetarian. Suatu hari, ia memasak makan siang buat kami murid-muridnya. Dengan gesit ia mencampur berbagai sayuran dan menumisnya dengan sedikit margarin. Bertemankan nasi panas, kami melahap sayur-sayuran minim bumbu ini. Tapi, entah mengapa, makanan yang sederhana ini terasa sangat nikmat dan menjadi salah satu santap siang terenak seumur hidup saya. Saat pulang ke rumah, saya iseng mencoba hidup vegetarian selama sebulan. Hasilnya? Setahun saya tidak pernah sakit. Tapi saat itu, kelekatan saya dengan daging-dagingan masih terlalu kuat dan akhirnya pola makan pun kembali seperti biasa.

Pada 2006, saya pergi ke Yogyakarta untuk mempromosikan buku. Di sana, saya berkenalan dengan seseorang, yang belakangan saya baru tahu, ia adalah ketua Indonesian Vegetarian Society cabang Yogyakarta. Chindy Tanjung, demikian namanya, memberikan saya setumpuk buletin. Ia berkata ada banyak informasi tentang lingkungan dalam buletin tersebut. Sesampai di kamar hotel, saya membuka tumpukan tersebut. Ternyata semua adalah buletin vegetarian. Saya pun terheran-heran: memang apa hubungannya vegetarian dengan lingkungan.
Memaknai gaya hidup vegetarian

Setelah lanjut membaca, barulah saya tahu ada jendela lain untuk memaknai gaya hidup vegetarian. Daging-dagingan yang diproduksi oleh industri ternal telah menyerap begitu banyak sumber daya alam. Termasuk hutan, air, dan tanaman pangan yang seharusnya bisa dimanfaatkan oleh manusia. Bahkan, 70 persen hutan di Amazon hilang, karena industri peternakan, 20 persen lahan subur di seluruh dunia digunakan untuk menernakkan hewan, dan 80 persen titik perikanan di laut dunia sudah kosong. Pakan hewan ternak di Amerika Serikat bahkan hanya cukup untuk memberi makan 1,3 miliar orang, sementara jutaan manusia hidup kelaparan.

Tak sampai hari berganti, sore itu saya bertekad menjadi vegetarian. Sampai sekarang dan lebih dari empat tahun telah berlalu, saya bahagia dengan keputusan ini. Saya merasa lebih berdamai dengan makhluk lain yang tak perlu disakiti, karena lidah saya.

Sehat karena vegetarian

Hidup vegetarian pun memberikan dampak berarti bagi kesehatan. Selama empat tahun, penyakit serius benar-benar jauh dari saya. Kena flu pun bisa dihitung dengan jari. Saya tak pernah bersentuhan dengan obat-obatan. Badan saya jadi lebih sensitif dan cepat memberikan respons. Ditambah praktek meditasi, saya merasakan manfaat ekstra, yakni mental lebih peka.

Namun, perlu juga digarisbawahi bahwa sekadar berhenti makan daging, bukan berarti jaminan jadi sehat. Menurut saya pribadi, menjalani hidup vegetarian pun perlu kejelian dan kecermatan. Keseimbangan nutrisi, bahwa makanan yang sehat dan alami, serta pengolahan yang tepat, adalah faktor penting agar hidup bervegetarian tetap optimal. Melengkapi diri dengan pengetahuan gizi melalui buku dan informasi lainnya menjadikan kita konsumen yang mawas dan bertanggung jawab atas kesehatan diri sendiri.

Hidup vegetarian barangkali bukan untuk semua orang. Namun, dengan hanya menjalani satu hari saja dalam seminggu, setahun kita sudah bisa membantu bumi menghemat: 317.520 liter air, 111 kilogram tanaman biji-bijian, 693 meterpersegi lahan, 58 liter bensin dan 183 kg kotoran ternak. Dengan mencoba sedikit demi sedikit, tapi setia, siapa tahu hidup vegetarian atau semivegetarian ternyata cocok untuk Anda.

Rabu, 04 Mei 2011

Pendidikan Manusia


FILOSOFI HIDUP

Setiap orang memiliki dua pendidikan, yaitu pendidikan yang diterima dari orang lain, dan satu lagi, yang lebih penting, pendidikan yang ia berikan kepada diri sendiri


LELUCON

NYANYIII...

Sepulang main, Iman (2,5 tahun) ditanya oleh tantenya yang datang bertamu. Tante :"Iman, kata Mama, Iman sudah bisa nyanyi ya ?"
Iman:"Iya, Tante."
Tante :"Coba nyanyi, Tante pingin dengar."
Iman:"Nyanyiii..." (sambil berteriak)


TIPITAKA

Kisah Gajah Bernama Paveyyaka

Gajah Paveyyaka ketika berusia masih muda sangat kuat; kemudian tiba saatnya ia menjadi tua dan lemah. Suatu hari, seperti biasanya Paveyyaka tua pergi ke suatu kolam dan ia terjebak dalam lumpur serta tidak dapat mencapai tepi. Ketika Raja Pasenadi dari Kosala diberitahu tentang hal itu, ia mengirim seorang pelatih gajah untuk menolong gajah itu keluar dari lumpur. Pelatih gajah itu pergi ke tempat gajah itu berada. Di sana, ia memerintahkan pemusik untuk membuat irama perang. Mendengar suasana militer, gajah itu merasa seakan-akan ia berada di medan perang. Semangatnya bangkit, ia mengangkat dirinya sendiri dengan seluruh tenaganya, dan segera keluar dari lumpur.

Ketika para bhikkhu menceritakan kepada Sang Buddha tentang hal ini, Beliau berkata, “Para bhikkhu! Sama halnya dengan gajah itu menarik dirinya keluar dari lumpur, demikian pula, seharusnya kamu semua menarik dirimu sendiri keluar dari lumpur kekotoran batin.”

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 327 berikut :

Bergembiralah dalam kewaspadaan
dan jagalah pikiranmu dengan baik;
bebaskanlah dari cara-cara yang salah,
seperti seekor gajah melepaskan dirinya
yang terbenam dalam lumpur.

Para bhikkhu mencapai tingkat kesucian arahat setelah khotbah Dhamma itu berakhir.


VEGETARIAN

VEGETARIAN ITU SEHAT

Bagaimana cara memulai menjadi vegetarian?

Mudah sekali untuk memulai bervegetarian. Saya sarankan mulai mengurangi daging secara bertahap, agar tubuh bisa melakukan penyesuaian. Misalnya mulai mengurangi makanan daging binatang berkaki 4, kemudian berkaki 2, kemudian binatang laut, dan seterusnya.

Secara intensitas juga dikurangi bertahap, misalnya tadinya setiap hari makan daging, cobalah tidak makan daging seminggu sekali, kemudian seminggu 3 kali, dan akhirnya setiap hari tidak makan daging. Kemudian tahap lebih lanjut, kuah makanan yang ter-"cemar" daging juga tidak boleh, demikian juga minyak bekas menggoreng makanan hewani.

Usia berapa sudah bisa menjadi vegetarian?

Menurut saya usia di dalam kandungan pun boleh vegetarian, dengan catatan si ibu harus memperhatikan gizi dan nutrisi yang dikonsumsinya, dan tentunya konsultasikan dengan dokter yang mendukung vegetarian.

Apa benar jika menjadi vegetarian badan menjadi tidak bertenaga?

Tidak benar bahwa menjadi vegetarian badan jadi tidak bertenaga. Buktinya banyak atlet yang bervegetarian dan berprestasi. Orang yang bervegetarian lalu badannya jadi tidak bertenaga dapat dipastikan tidak memperhatikan pola makan dan asupan gizinya. Pemakan daging pun akan tidak bertenaga jika kekurangan gizi.

Adakah pantangan orang sakit tertentu yang tidak bisa menjadi vegetarian?

Rasanya tidak ada orang sakit tertentu yang tidak bisa bervegetarian. Karena bervegetarian justru makin sehat. Biasanya dokter justru menyarankan banyak makan sayuran jika sudah kena penyakit-penyakit berat tertentu.

Seperti apakah cara makan yang benar untuk vegetarian?

Cara yang benar adalah makanlah dengan menu yang bervariasi, seperti tahu, tempe, variasi sayuran aneka warna, variasi kacang-kacangan, variasi aneka jenis jamur, jangan terlalu sering makan gorengan, makanan bersantan, hindari telur, jangan terlalu banyak garam atau gula. Dan jangan lupa untuk minum air yang cukup dan banyak makan buah-buahan.

Apakah sulit menjadi vegetarian sementara di keluarga tidak ada yang menjadi vegetarian?

Mungkin bukan sulit, tapi agak repot jika dalam keluarga harus menyediakan makanan untuk non vegetarian dan juga menyediakan untuk yang vegetarian. Karena itu paling baik sekeluarga sama-sama vegetarian. Jika dalam keluarga hanya Anda yang vegetarian, jangan patah semangat, karena itu pertanda permulaan yang baik untuk keluarga Anda.

Repotkah menyediakan makanan vegetarian?

Makanan tradisonal kita kan banyak yang vegetarian seperti gado-gado, karedok, urap, lalapan dan lain-lain. Tapi kalau mau beli di luar juga sekarang sudah banyak di kafe, kantin, food-court atau rumah makan yang menyediakan masakan vegetarian. Saya punya daftarnya di http://www.vegetarian-guide.com/vegetarian-restaurants-indonesia

Adakah risikonya kalau menjadi vegetarian?

Risikonya tidak ada. Hanya saja berdasarkan pengalaman pribadi, kadang ada teman yang suka mencemooh kita dalam batas bergurau. Tapi itu tidak apa-apa, karena kita tahu mereka yang mencemooh itu sebenarnya tidak paham.

Apa manfaat menjadi vegetarian?

Manfaatnya banyak sekali. Dari aspek kesehatan sudah banyak penelitian menunjukkan terbukti jauh lebih sehat. Dari aspek lingkungan, sekarang para pakar lingkungan membeberkan ternyata peternakan menjadi penyumbang terbesar pemanasan global, jadi dengan bervegetarian berarti kita turut menyelamatkan bumi kita. Dengan bervegetarian kita juga lebih berpotensi terhindar dari penyakit-penyakit yang menular melalui hewan seperti penyakit sapi gila, flu burung, flu babi, flu kambing.

Bagaimana tips menjadi vegetarian yang baik, karena kondisi lingkungan kadang-kadang membuat vegetarian tidak disiplin?

Menurut saya, kalau ingin bervegetarian dengan baik, tentunya kita harus lebih sering berkomunikasi atau bersosialisasi dengan lingkungan orang-orang yang bervegetarian, sehingga ketika kita berada di lingkungan yang tidak mendukung, disiplin kita tetap terjaga. Punya teman yang sama-sama vegetarian juga sangat membantu menjaga semangat bervegetarian. Berbagilah dengan lingkungan disekitar kita info-info vegetarian, sehingga mereka menjadi tahu manfaatnya.

Selasa, 26 April 2011

Antara Kekayaan dan Nafsu

FILOSOFI HIDUP

Jika engkau ingin membuat seseorang berbahagia, jangan tambah kekayaannya, tapi buang saja nafsunya


LELUCON

Berpose Alami

Saat itu hari wisuda dan Ibu mencoba mengambil foto anaknya dengan topi wisudanya, berpose dengan ayahnya.

"Mari kita coba untuk membuat tampilan ini alami," katanya. "Junior, taruh lenganmu di bahu ayahmu."

Sang ayah menjawab, "Jika ingin terlihat alami, mengapa tidak menyuruh dia meletakkan tangannya di dompetku?"


TIPITAKA

Kisah Samanera Sanu

Suatu hari, Samanera Sanu didesak oleh para bhikkhu yang lebih tua untuk naik ke atas mimbar dan mengulang bagian-bagian dari Dhamma yang telah dibabarkan oleh Sang Buddha. Ketika ia telah menyelesaikan pengulangannya, ia dengan sungguh-sungguh menyebut, “Semoga jasa-jasa yang telah saya peroleh hari ini dengan mengulang syair-syair mulia ini, dinikmati oleh ibu dan ayah saya”.

Saat itu, dewa-dewa dan raksasa yang pernah menjadi ibu samanera muda ini dalam kehidupan lampaunya turut mendengarkan pengulangannya. Ketika mereka mendengar kata-kata itu, raksasa tersebut sangat gembira dan dengan cepat berteriak, “Putraku sayang, betapa bahagianya saya dapat ikut menikmati jasamu; kau telah melakukannya dengan baik putraku. Sangat baik! Sangat baik! (Sadhu! Sadhu).” Karena jasa Samanera Sanu, dewa dan raksasa yang pernah menjadi ibunya menjadi sangat dihormati dan diberi tempat yang utama dalam perkumpulan mereka oleh para dewa dan raksasa lainnya.

Saat samanera tersebut tumbuh menjadi lebih tua, ia ingin kembali pada kehidupan sebagai umat biasa; ia pergi ke rumahnya dan meminta pakaiannya dari ibunya. Ibunya tidak ingin ia meninggalkan Sangha dan mencoba agar ia tidak melakukan hal itu, tetapi ia tetap teguh dengan keputusannya. Untuk mengulur waktu, ibunya menjanjikan untuk memberinya pakaian setelah bersantap makanan. Saat ibunya sedang sibuk memasak makanannya, raksasa yang pernah menjadi ibunya dalam suatu kehidupan yang lampau berpikir, “Jika putraku, Sanu meninggalkan Sangha, saya akan malu dan menjadi tertawaan di antara raksasa dan dewa yang lain. Saya harus mencoba dan menghentikannya agar tidak meninggalkan Sangha.”

Kemudian samanera muda dirasuki oleh raksasa tersebut. Anak laki-laki itu berguling-guling di lantai, berkomat-kamit tidak keruan dengan air liur berleleran dari mulutnya. Sang ibu merasa ada bahaya; tetangga berdatangan dan mencoba untuk mengusir makhluk halus tersebut. Kemudian, raksasa itu berbicara, “Samanera ini ingin meninggalkan Sangha dan kembali pada kehidupan umat awam; jika ia berbuat demikian maka ia tidak akan dapat lepas dari dukkha.” Setelah mengucapkan kata-kata ini, raksasa tersebut meninggalkan tubuh anak laki-laki tersebut dan anak tersebut menjadi normal kembali.

Melihat ibunya menangis dan para tetangga berkumpul di sekitarnya, ia bertanya apa yang telah terjadi. Ibunya menceritakan pada mereka, semua yang telah terjadi pada samanera muda anaknya dan juga menjelaskan pada mereka bahwa untuk kembali pada kehidupan umat awam setelah meninggalkan Sangha adalah sangat bodoh. Sesungguhnya, meskipun hidup, ia seperti orang mati.

Samanera tersebut kemudian menyadari kesalahannya. Dengan membawa tiga jubah dari ibunya, ia kembali ke vihara dan segera diterima sebagai seorang bhikkhu.

Ketika berkata tentang Samanera Sanu, Sang Buddha yang berharap untuk mengajar tentang latihan batin berkata, “Anakku, seseorang yang tidak mengendalikan pikirannya, yang mengembara ke mana-mana, tidak dapat menemukan kebahagiaan. Karena itu, kendalikanlah pikiranmu seperti seorang pelatih gajah mengendalikan seekor gajah.”

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 326 berikut :

Dahulu pikiran ini mengembara,
pergi kepada objek-objek yang disukai, dingini,
dan ke mana yang dikehendaki.
Sekarang aku akan mengendalikannya
dengan penuh perhatian,
seperti penjinak gajah mengendalikan gajah
dengan kaitan besi.

Pada saat khotbah Dhamma itu berakhir, bhikkhu Sanu memahami ‘Empat kebenaran Mulia’. kemudian ia mencapai tingkat kesucian arahat.


VEGETARIAN

Kafka dan Natalie Portman Juga Vegetarian

“Eating industrial meat takes a heroic act of not knowing or forgetting” Michael Pollan, 2006

Lebih banyak album musik yang mengubah hidup saya ketimbang buku. Namun jika ada satu dari sedikit buku yang telah bisa mengubah hidup saya, buku itu adalah Eating Animals karya penulis Yahudi Amerika Jonathan Safran Foer—yang buku larisnya Everything Is Illuminated telah digubah oleh Hollywood menjadi sebuah film dengan judul yang sama.

Jika Karl Marx sudah banyak mengubah orang menjadi komunis, Jonathan Safran Foer membuat saya mengikuti ideologi vegetarianisme—dan saya adalah orang yang tidak suka dengan ideologi dan dogma.

Belajar ideologi dari Foer (baca seperti Meier) bukanlah pekerjaan yang sulit. Dan jika anda pengikut Kafka dan Derrida, menjadi vegetarian adalah aktivisme yang penuh pikir. Setahu saya hanya Safran Foer yang mengutip Franz Kafka dan Jacques Derrida untuk mendukung argumen tentang betapa masuk akalnya menjadi vegetarian.

Dalam buku Eating Animals ini, Safran Foer mencari akar vegetarianisme modern jauh sampai ke karya-karya klasik dua penulis besar dunia tersebut. Di halaman 36, segera setelah kata pengantar yang panjang, Safran Foer memasukkan kutipan mencekam dari Max Brod—penjaga warisan literatur Kafka—tentang saat di mana Kafka sekejap berubah menjadi vegetarian:

“Sekarang paling tidak aku bisa melihatmu dengan tenang, Aku tidak akan memakanmu lagi. Saat itu adalah saat di mana Kafka berubah menjadi vegetarian yang taat,” kata Brod, mengutip Kafka, setelah memandang terlalu lama sebuah ikan di sebuah akuarium di Kebun Binatang Berlin.

Di balik pernyataan sederhana ini terdapat sebuah pertanyaan etis yang sangat sulit bahwa ketika kita memakan binatang, kita pada kenyataan telah meninggalkan sifat asli kita sebagai bagian dari alam. Dalam ikan, Kafka bisa melihat bagian dari diri kita sendiri—syaraf, penerima rasa sakit, endorphins (penghilang rasa sakit) serta semua sarana perespons rasa sakit—dan dengan memakan mereka, kita dengan sendirinya telah menolak bagian penting dari kemanusiaan kita.

Kita tahu bahwa pernyataan tersebut begitu penting karena datang dari seorang yang karya terbesarnya Metamorphosis, ditulis tahun 1915, adalah kisah tentang Gregor Samsa yang bangun pagi dan menemukan dirinya telah berubah menjadi serangga besar.

Dari Derrida, Safran Foer mengutip bahwa mereka yang mengkonsumsi daging binatang tidak hanya melanggar hak hidup binatang namun juga menolak untuk menghargai sentimen rasa kasihan (pity) dan kasih sayang (compassion).

Namun mengutip pujangga besar serta persoalan etis mereka ketika memakan daging tidak cukup untuk membuat orang berubah menjadi vegan.

Kekuatan persuasi Eating Animals terletak pada data dan fakta yang dikumpulkan secara tekun oleh Safran Foer dari riset lapangan, investigasi, ratusan wawancara dengan peternak dan eksekutif perusahaan peternakan raksasa, juga data yang dikumpulkan dari pemerintah, industri dan lembaga pengawas swadaya masyarakat.

Dan semua kerja keras itu hanya untuk menunjukkan bahwa ketika kita makan daging serta produk turunannya, dosa terbesar yang kita lakukan adalah melakukan pembiaran terhadap kekejaman atas binatang—argumen lama memang, tapi disinilah kekuatan persuasi Foer bermain.

Penelitian ilmiah mungkin gagal untuk menjelaskan seperti apa tepatnya bentuk penderitaan bagi binatang, ketika mereka dijejalkan ke dalam kandang industri atau ketika mereka digiring ke pemotongan hewan. Namun ada satu keniscayaan—yang diturunkan dari dalil Kafka di atas—bahwa binatang bisa merasakan rasa sakit, dan debat tentang seberapa sakit menjadi tidak penting, ketika anda melihat pandangan mata terakhir binatang-binatang tersebut ketika dikirim ke rumah jagal.

Pandangan mata penuh ketakutan ini adalah justru hanyalah puncak dari parade penderitaan tak berujung yang harus mereka alami untuk membawa steak, sushi, atau sayap goreng ke meja makan kita.

Penderitaan itu misalnya ada di peternakan yang dikunjungi oleh Foer—secara menyamar— di mana 33 ribu unggas dijejalkan ke dalam sebuah kandang berukuran 12 x 150 meter. “Anda tidak harus melihatnya sendiri atau bahkan menghitung luasnya untuk mengerti bahwa betapa berjejalnya mereka,” Foer menulis.

Ada deskripsi lain yang pasti bisa segera membunuh selera makan anda. Foer menulis bahwa rekayasa genetis memungkinkan ayam untuk menumbuhkan daging dan lemak secara lebih cepat dibandingkan kecepatan tumbuh tulang, dan ini pada akhirnya berujung kepada kecacatan dan penyakit.

“Terlalu banyak cairan membuat tubuh unggas penuh lubang busuk, serta pembengkakan dan ini telah membunuh kurang lebih 5 persen dari jumlah unggas dunia. Tiga dari empat unggas akan mengalami cacat berjalan dan akal sehat tentu akan mengatakan bahwa mereka pasti menderita sakit yang kronis,” tulis Foer.

Namun bentuk kekejaman yang paling jahat justru datang dari pekerja peternakan. Dari investigasinya terhadap supplier untuk Kentucky Fried Chicken (KFC) and Tyson Foods, dua terbesar pemilik industri peternakan di Amerika Serikat, ayam-ayam hidup ditendang, diinjak, dipukul ke tembok, diludahi dengan sisa tembakau, dipotong patuknya serta dipaksa mengeluarkan kotoran,”

Binatang lain juga tidak bernasib lebih baik.

Babi-babi yang dibesarkan dalam peternakan industri—buku ini ditulis dalam konteks masyarakat Amerika Serikat dan Foer adalah Yahudi jadi tidak memakan daging babi—dipaksa hidup dalam kubangan secara berjejal di mana mereka mengalami lemah tulang, infeksi saluran pengeluaran, masalah jantung dan turunnya massa otot yang begitu parah sehingga membuat mereka sulit bahkan hanya untuk berbaring, demikian tulis Foer dalam bab yang berjudul “Slices of Paradise/Pieces of S*#t.”

Studi lain menunjukkan bahwa warisan genetika yang buruk, keterbatasan bergerak (karena ruangan terbatas) dan gizi buruk membuat antara 10 sampai 40 persen babi ini menjadi cacat, lutut yang bengkok, kaki pincang…dan beberapa bayi babi mengalami kecacatan seperti guwing, kelamin ganda, puting terbalik, tidak memiliki anus, tremor serta hernia, Foer menuliskan ini di halaman 186.

Dan untuk membuat hidup binatang ini menjadi semakin menderita, jutaan kilogram antibiotik harus disuntikkan sehingga membuat mereka bisa bertahan hidup dalam kondisi yang mengenaskan, semata-mata karena mereka tidak bisa lagi bertahan dalam lingkungan yang penuh penyakit tersebut.

“Setiap tahun di Amerika Serikat, ternak-ternak tersebut diberi makan dengan hampir 12 juta kilogram antibiotika (melebihi jumlah untuk manusia) dan ini adalah data dari industri farmasi…Otoritas departemen kesehatan termasuk Pusat Pengendalian Penyakit telah menyerukan dihentikannya penggunaan antibiotika secara semenan-mena tersebut, namun pada kenyataannya praktek tersebut terus berlanjut,” tulis Foer.

Sebagai akibat dari praktek tersebut kita bisa melihat lahirnya penyakit kebal antibiotika atau disebut juga “superbug” yang tidak hanya membunuh binatang namun juga telah menyebar kepada manusia.

“Sumber utama dari H1N1 swine flu adalah dari sebuah peternakan babi di negara bagian yang dikenal memiliki peternakan babi terbesar North Carolina dan kemudian menyebar ke seluruh daratan Amerika,” Foer menulis di halaman 42.

Dan ketika hidup mereka harus berakhir, binatang-binatang tersebut harus mengalami rasa sakit yang tidak terbayangkan. Ayam-ayam harus dipaksa menghadapi mesin setrum, babi-babi harus diberi aliran listrik dan sapi-sapi harus dipasangi tongkat setrum ke kepala mereka, sebelum disembelih. (dalam beberapa kasus, sapi-sapi tersebut tidak benar-benar mati dan tetap sadar ketika tubuh mereka dikuliti dan di potong-potong).

Foer menyimpulkan bahwa memakan daging pada akhirnya melibatkan sebuah tindakan herois—yang juga sangat Kundera-esque— untuk melupakan atau pura-pura lupa akan kekejaman tersebut. Kutipan dari Michael Pollan di pembuka tulisan ini kurang lebih memiliki makna yang sama belaka.

Siapa yang harus dipersalahkan untuk ini semua?

Sebelum mengarahkan telunjuknya kepada kita, para omnivora pemakan daging, Foer juga menuntut pertanggungjawaban dari perusahaan peternakan raksasa semacam Tyson Food, KFC serta pemilik peternakan babi terbesar di dunia Smithfield, yang tidak hanya mengendalikan supply daging di Amerika Serikat namun juga di seluruh dunia. Dan sebelum perusahaan-perusahaan tersebut bersalah karena telah melakukan penyiksaan masif terhadap binatang, mereka lebih dahulu menjadi tersangka atas kejahatan menciptakan mitos bahwa memakan daging dan mengkonsumsi produk turunan dari hewan (a la Empat Sehat Lima Sempurna) adalah pilihan sehat, sebuah conventional wisdom yang telah ditolak dimana-mana.

Asosiasi Ahli Gizi Amerika Serikat di awal dekade 1990-an telah mengeluarkan laporan yang menyebutkan bahwa menjadi vegetarian adalah strategi yang cocok bagi siapapun, pada usia berapapun, bagi mereka yang hamil, menyusui, kanak-kanak, remaja dan bahkan atlit. Penelitian lain menunjukkan bahwa simpanan protein yang berlebih bisa menjadi sebab bagi osteoporosis, penyakit ginjal, batu ginjal dan kanker.

Dengan deskripsi dan penjelasan di atas, segera setelah membaca buku ini, saya langsung menjadi vegetarian—yang sebenarnya tidak terlalu sulit mengingat saya sendiri tidak terlalu bisa menikmati daging serta produk dari binatang sejak muda. Saya baca terakhir Natalie Portman juga berubah menjadi vegan setelah membaca buku ini.

Saya tidak tahu secara pasti seberapa kejam dan jahat industri peternakan di Indonesia, namun cukup aman untuk mengatakan bahwa kalau untuk urusan profit, perusahaan tersebut akan mau melakukan apa saja untuk menyiksa hewab-hewan itu demi daging, susu dan telur murah yang datang di meja makan kita. Baca buku ini dan steak yang dihidangkan di depan anda tidak akan pernah sama lagi.

Selasa, 19 April 2011

SEBAB AKIBAT

FILOSOFI HIDUP

Sering terjadi seseorang yang berbuat jahat, menerima nikmat kesenangan selama perbuatan jahat yang dilakukannya belum berbuah, tetapi bilamana nanti buah dari perbuatan jahatnya telah masak maka ia akan menerima (betapa pahit) akibatnya


LELUCON

Merek-Merek Parfum Mewah

Seorang wanita tua naik lift di Gedung Kantor New York City yang sangat mewah. Seorang wanita muda dan cantik masuk ke dalam lift dan berbau wangi lalu menoleh kepada wanita tua dan berkata angkuh, "Giorgio - Beverly Hills, $100 per ounce"

Wanita muda dan cantik berikutnya naik di lift dan juga sangat arogan menatap menjadi wanita tua itu dan berkata, "Chanel No 5, $150 per ounce!"

Sekitar tiga lantai kemudian, wanita tua itu telah mencapai tujuannya dan akan turun lift. Sebelum dia pergi, dia melihat kedua wanita cantik itu, tersenyum, lalu membungkuk, dan mengeluarkan sebuah kentut yang berbau paling busuk.

Dia meninggalkan kedua wanita itu di dalam lift, sambil mengatakan "Brokoli, 49 sen sekilo!"


TIPITAKA

Kisah Raja Pasenadi dari Kosala

Suatu hari, Raja Pasenadi dari Kosala pergi ke vihara untuk memberi hormat kepada Sang Buddha setelah raja bersantap dengan banyak. Raja mempunyai kebiasaan makan seperempat sangku (setengah gantang) nasi dan kari daging. Saat di hadapan Sang Buddha, raja merasa sangat mengantuk sehingga ia terus menerus terangguk-angguk menahan kantuk dan hampir tidak dapat mempertahankan dirinya untuk tetap terjaga. Kemudian ia berkata kepada Sang Buddha, “Bhante! Saya merasa sangat tidak nyaman setelah saya makan.” Padanya, Sang Buddha menjawab, “O, Raja! Orang serakah banyak makan benar-benar menderita dengan cara seperti itu.”

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 325 berikut :

Jika seseorang menjadi malas, serakah,
rakus akan makanan dan suka merebahkan diri
seperti babi hutan yang berguling-guling ke sana kemari.
Orang yang bodoh ini akan terus menerus dilahirkan.

Setelah mendengarkan khotbah Dhamma itu, Raja mengerti pesan tersebut, berangsur-angsur mengurangi jumlah makanan yang dimakannya. Hasilnya, ia menjadi jauh lebih bersemangat dan mudah berjaga, oleh karena itu ia juga berbahagia.


VEGETARIAN

Cara termudah menjadi Vegetarian

Bagi mereka yang pembawaan lahirnya tidak suka memakan makhluk berjiwa, sering mutih atau puasa, tentu dengan mudah dapat langsung menjadi vegetarian.

Sedangkan bagi mereka yang suka makan daging hewan dan sulit untuk melepaskan hawa pembunuhan, nafsu, ego dan emosi hewan yang telah mendarah daging di dalam tubuhnya dapat membersihkannya secara bertahap dengan mengikuti 3 cara yang mudah dan sederhana berikut ini :

Langkah pertama:
Pilihlah waktu yang teringan setiap hari untuk bervegetarian secara disiplin selama setengah hari (12 jam), yaitu mulai jam 12 malam sampai dengan jam 12 siang. Ini berarti setengah dari sisa hidup Anda di bumi ini telah menjadi vegetarian.
Bila dalam tiga bulan Anda telah berhasil melakukan langkah pertama ini, maka Anda akan berhasil selamanya.

Langkah kedua:
Pada saat bersamaan Anda menjalankan langkah pertama, pilihlah tiga jenis daging hewan yang paling Anda sukai untuk tidak dimakan selama hidup Anda.
Bila dalam tiga bulan Anda telah berhasil untuk tidak sama sekali memakan ketiga jenis daging tersebut, maka Anda akan berhasil selamanya, dan Anda dapat meneruskan langkah berikutnya.

Langkah ketiga:
Pada langkah ini, Anda akan dapat dengan mudah menjadi vegetarian sepenuhnya, yaitu selama 24 jam setiap hari. Bila dalam tiga bulan Anda telah berhasil melakukan langkah ketiga ini, maka Anda akan berhasil menjadi vegetarian selamanya.

Rabu, 13 April 2011

PERBAIKAN DIRI

FILOSOFI HIDUP

Salah satu cara untuk memperbaiki diri adalah dengan mengenal rasa takut.


LELUCON

Disuruh Menyeberang Karena Penting

Suatu ketika, ada sebuah sungaiyang lebar. Di satu sisi sungai tinggal kelinci, dan di sisi lainnya hidup seekor beruang.

Suatu hari, beruang itu duduk di atas tunggul, menikmati makan buah. Lalu ia mendengar ada yang berteriak padanya, yaitu kelinci.

"Hei! Hei, Teddy, menyeberanglah ke sini. Aku punya sesuatu yang mau kutunjukkan padamu!"

"Jangan sekarang! Aku sedang makan."

"Oh, ayolah!" kata kelinci. "Ini benar-benar penting."

"Tidak mungkin."

"Ayolah. Ini mendesak."

Jadi beruang memutuskan untuk pergi menyeberangi sungai yang lebar itu. Dia memerlukan waktu berjam-jam untuk bisa menyeberangi sungai itu. Dia hampir tenggelam. Dan ketika ia akhirnya sampai di seberang dia mengerang dan terengah-engah, dan berbicara kepada kelinci,

"Nah, kelinci," dia terengah. "Apa yang ingin kamu beritahukan kepadaku?"

"Hei, Teddy," kelinci itu berkata, "lihatlah betapa banyaknya buah yang di seberang sungai."


TIPITAKA

Kisah Seorang Brahmana Tua

Suatu ketika, hiduplah di Savatthi seorang brahmana tua yang memiliki uang delapan laksa. Ia memiliki empat putra. Waktu setiap putranya menikah, ia memberi satu laksa kepadanya. Jadi, ia telah memberikan empat laksa. Kemudian istri brahmana tua meninggal dunia. Putra-putranya datang kepadanya dan merawatnya dengan baik. Kenyataannya, mereka sangat mencintai dan menyayanginya. Dengan berlalunya waktu, entah bagaimana, mereka membujuknya untuk memberikan empat laksa yang tersisa. Sehingga akhirnya brahmana tua tidak mempunyai uang sama sekali.

Beberapa waktu kemudian, brahmana tua pergi tinggal bersama putra tertuanya. Setelah beberapa hari, menantu perempuannya berkata kepadanya, “Apakah engkau memberi tambahan uang beberapa ratus atau ribu pada putramu yang tertua? Tidakkah engkau mengetahui jalan menuju rumah putra-putramu yang lain?” Mendengar hal itu, brahmana tua menjadi sangat marah dan ia meninggalkan rumah putra tertuanya dan menuju rumah putra keduanya.

Kata-kata yang sama dibuat oleh istri putra keduanya dan orang tua tersebut pergi menuju ke rumah putra ketiganya dan akhirnya ke rumah putra ke empat atau putera termuda. Hal yang sama terjadi di rumah semua putranya. Sehingga, orang tua tersebut menjadi tak berdaya; kemudian, dengan membawa tongkat dan mangkuk, ia pergi kepada Sang Buddha memohon perlindungan dan nasihat.

Di vihara, brahmana tua tersebut menceritakan pada Sang Buddha bagaimana putra-putranya telah memperlakukannya dan meminta pertolongan dari Beliau. Kemudian Sang Buddha memberinya beberapa syair untuk diingat dan menyuruh untuk mengucapkannya di tempat banyak orang berkumpul.

Inti dari syair tersebut adalah “Empat putraku yang bodoh bagaikan raksasa. Mereka memanggilku: “Ayah! Ayah!” Tetapi, kata-kata itu hanya keluar begitu saja dari mulutnya dan bukan dari hatinya. Mereka pembohong dan penuh tipu daya. Mengikuti nasihat istrinya, mereka mengusirku dari rumah mereka. Sehingga, sekarang saya harus mengemis. Putra-putraku itu bahkan tidak melayaniku dengan lebih baik dibandingkan tongkatku ini.”

Ketika brahmana tua itu mengucapkan syair-syair itu, banyak orang di keramaian tersebut mendengarnya, pergi dengan gusar menuju putra-putranya dan bahkan beberapa di antara orang-orang itu mengancam akan membunuh mereka.

Putra-putra brahmana tersebut menjadi ketakutan dan berlutut di kaki ayah mereka untuk meminta maaf. Mereka juga berjanji bahwa mulai hari itu mereka akan merawat ayah mereka dengan layak dan akan menghormati, mencintai, dan menghargainya. Kemudian mereka membawa ayah mereka ke rumah mereka; mereka juga memperingatkan istri-istri mereka untuk merawat sang ayah dengan baik. Bila para istri tidak merawatnya, maka mereka akan dipukul sampai mati. Setiap putra memberi sepotong kain dan mengirim satu nampan makanan setiap hari.

Brahmana tersebut menjadi makin sehat daripada sebelumnya dan berat badannya segera kembali ke berat semula. Ia menyadari bahwa ia mendapat siraman manfaat seperti itu atas jasa Sang Buddha. Maka ia pergi menghadap Sang Buddha. Dengan rendah hati memohon Beliau untuk menerima dua nampan makanan dari empat nampan yang biasa ia terima setiap hari dari putra-putranya. Kemudian ia menyuruh putra-putranya untuk mengirim dua nampan makanan kepada Sang Buddha.

Suatu hari, putra tertua brahmana itu mengundang Sang Buddha ke rumahnya untuk menerima dana makanan. Setelah bersantap, Sang Buddha memberi khotbah tentang manfaat yang diperoleh dengan merawat orang tua. Kemudian, Beliau bercerita kepada mereka tentang kisah seekor gajah Dhanapala yang merawat orang tuanya. Dhanapala ketika ditangkap merindukan orang tuanya yang ditinggal di hutan.

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 324 berikut :

Pada musim kawin, gajah ganas bernama Dhanapalaka sukar dikendalikan; walaupun diikat kuat ia tetap tidak mau makan karena merindukan gajah-gajah lain di hutan.

Brahmana tua beserta empat putra dan istri-istrinya mencapai tingkat kesucian sotapatti setelah khotbah Dhamma itu berakhir.


VEGETARIAN

Ingin Bebas Katarak? Coba Jadi Vegetarian

Penelitian di Inggris mengatakan bahwa mengkonsumsi lebih banyak sayuran dapat mengurangi risiko katarak.

Dalam survei diet yang diikuti orang selama hampir 15 tahun, para peneliti menemukan bahwa sekitar 30% dari 50 orang yang mgkonsumsi daging cenderung menderita katarak dibanding dengan orang yang hanya mengkonsumsi sayuran.

"Orang yang tidak makan daging memiliki risiko yang jauh lebih rendah katarak berkembang," kata Naomi Allen, seorang ahli epidemiologi di Inggris Universitas Oxford yang menulis hasil studi ini.

Menurut Eye Institute, katarak terjadi bila lensa mata menjadi keruh, kabur penglihatan. Mereka lebih umum pada orang tua, dan lebih dari setengah orang Amerika baik sudah katarak pada saat mereka sedang berusia 80 atau telah menjalani operasi untuk mereka.

"Orang harus jadi vegetarian untuk dapat menghindari katarak," ujar Allen seperti yang dikutip Reuters Health.

Studi tidak membuktikan bahwa makan daging mempromosikan katarak. Makan banyak sayuran mungkin pelindung, misalnya - beberapa penelitian sebelumnya telah mengaitkan nutrisi tertentu dalam makanan nabati untuk menurunkan risiko katarak.

Pola makan vegetarian juga mungkin hanya menjadi tanda perilaku sehat lainnya yang berkontribusi menurunkan risiko katarak.

Merokok, diabetes, dan paparan sinar matahari terang juga dihubungkan dengan peningkatan risiko bagi katarak.

Gaya hidup lebih

"Sementara itu, temuan baru benar-benar bertentangan dengan sebuah penelitian yang dilakukan di India, yang diet vegetarian dikaitkan dengan angka tinggi katarak," kata Dr Jack Dodick, yang memimpin Departemen Oftalmologi di New York University Medical Center Langone.

"Ini berarti yang masih sampai hari ini kita tidak tahu apa yang mempengaruhi katarak Mungkin gaya hidup yang lebih.. Mungkin ada faktor lain dalam menyebabkan katarak selain diet," kata Dodick, pemimpin sebuah penelitian lain.

Para peneliti Inggris meminta lebih dari 27.600 orang yang lebih tua dari 40 tahun untuk mengisi survei makanan antara 1993 dan 1999. Kemudian dimonitor rekam medis para partisipan antara 2008 dan 2009 untuk melihat apakah mereka terkena katarak. Hampir 1.500 telah terkena katarak selama masa tindak lanjut itu.

Risiko tertinggi terlihat di antara pemakan daging terberat-- mereka yang mengkonsumsi lebih dari 100 gram daging sehari-hari. pemakan daging Moderat hanya sedikit kurang mungkin mengembangkan katarak.

Pemakan ikan berisiko 15% lebih rendah dibandingkan dengan pemakan daging berat, vegetarian 30% lebih rendah.

"Apakah gizi benar-benar memainkan peran dalam risiko katarak masih belum diketahui jelas, katanya.

"Ini umumnya diterima bahwa jika Anda tinggal cukup lama semua orang akan terkena katarak," pungkas Dodick.

Jumat, 08 April 2011

PENYUCIAN DIRI

FILOSOFI HIDUP
Kejahatan diperbuat oleh diri sendiri, diri dikotori oleh diri sendiri, kejahatan dihindari oleh diri sendiri, diri disucikan oleh diri sendiri, kesucian dan kekotoran tergantung dari diri sendiri, tiada seseorang pun yang dapat menyucikan orang lain


LELUCON


Menandai Tempat Yang banyak Ikan Dua pemancing memutuskan untuk menyewa perahu di danau. Setelah memancing berjam-jam di berbagai tempat dan tidak ada satupun ikan yang tertangkap, mereka memutuskan untuk mencoba sekali lagi sebelum berhenti. Tiba-tiba, ikan mulai menggigit umpan dan mereka ternyata hanya punya waktu 20 menit. "Hei, kita harus menandai tempat ini sehingga waktu berikutnya kita akan tahu di mana ikan berkumpul," kata salah seorang pemancing tersebut. "Ide bagus," jawab orang kedua, mengambil sekaleng cat semprot dan membuat tanda X besar di lantai perahu. "Kenapa kau melakukan itu?" temannya bertanya. "Sekarang siapa yang menyewa perahu ini akan tahu di mana ikan-ikan itu berada."


TIPITAKA

Kisah Seorang BhikkhuYang Dahulu Sebagai Pelatih Gajah

Pada suatu kesempatan, beberapa bhikkhu melihat seorang pelatih gajah dan gajahnya di tepi sungai Aciravati. Saat itu, pelatih tersebut menemui kesulitan untuk mengendalikan gajahnya. Salah satu dari para bhikkhu tersebut, yang merupakan bekas pelatih gajah, berkata pada bhikkhu-bhikkhu yang lain bagaimana cara menanganinya dengan mudah. Pelatih gajah tersebut mendengarnya dan melakukan seperti yang dikatakan oleh bhikkhu tersebut. Dengan cepat gajah tersebut ditaklukkan. Setelah tiba kembali di vihara, para bhikkhu memberitahukan kejadian tersebut kepada Sang Buddha.

Sang Buddha mengundang bhikkhu bekas pelatih gajah tersebut dan berkata,bhikkhu yang sia-sia, yang jauh dari Jalan (Magga) dan Hasil (Phala)! Kau tidak mendapatkan apapun dengan menaklukkan gajah. Tak ada seorangpun yang dapat pergi ke suatu tempat yang belum pernah dikunjungi sebelumnya (yaitu nibbana) dengan menaklukkan gajah; hanya ia yang telah menaklukkan dirinya sendiri yang dapat merealisasinya.

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 323 berikut :

Tidak dengan mengendarai tunggangan seperti ituseseorang dapat pergi ke tempat yang belum pernah didatangi (nibbana).Namun orang yang telah dapat melatih, menaklukkan,dan mengendalikan dirinya sendiridapat pergi ke tempat yang belum pernah didatangi itu (nibbana).


VEGETARIAN


Pola Makan Vegetarian Baik untuk Ginjal

DENGAN mengikuti pola makan vegetarian, menurut sebuah penelitian, pasien penyakit ginjal bisa menghindari pengumpulan kadar racun fosfor di tubuh mereka.

Diketahui, penderita penyakit ginjal biasanya memang harus membatasi asupan fosfor. Karena, tingkat mineral yang terlalu tinggi dapat menyebabkan penyakit jantung dan kematian. Pedoman medis biasanya menganjurkan diet rendah fosfor untuk pasien dengan penyakit ginjal kronis (CKD), sayangnya kadar fosfor tidak tercantum pada label makanan.

Karena itulah, Sharon Moe dari Indiana University School of Medicine dan rekan-rekannya mempelajari efek dari pola maka vegetarian dan konsumsi daging berdasarkan tingkat fosfor dalam sembilan pasien dengan CKD.

Sekelompok pasien lalu diminta mengikuti pola makan vegetarian dan kelompok pasien lainnya mengikuti pola makan berbasis daging selama satu minggu lalu tiap kelompok melanjutkan dengan pola makan berlawanan dua sampai empat minggu kemudian. Tes darah dan urine lalu dilakukan setiap akhir minggu pada kedua jenis pola makan.

Meskipun protein setara dengan konsentrasi fosfor dalam dua diet, terlihat pasien memiliki tingkat fosfor darah yang lebih rendah dan penurunan ekskresi fosfat dalam urine saat mereka menjalani pola makan vegetarian jika dibandingkan dengan diet berbasis daging.

Para peneliti menyimpulkan penelitian ini menunjukkan bahwa sumber protein dalam pola makan memiliki dampak yang signifikan terhadap kadar fosfor pada pasien dengan CKD. Studi ini muncul dalam isu terkini Journal Clinical of American Society Nephrology (CJASN) edisi Desember lalu.

Selasa, 22 Maret 2011

INTROSPEKSI DIRI


FILOSOFI HIDUP

Lebin baik orang mengetahui kesalahan sendiri, daripada mencari-cari milik tetangganya.


LELUCON

Membeli Kulkas Baru dan Membuang Kulkas Lama

Jono membeli kulkas baru untuk rumahnya. Untuk bisa membuang kulkas tuanya, ia meletakkannya di halaman depan rumahnya dan memberi tanda di atasnya yang tertulis: "Gratis. Silakan dibawa ke rumah Anda!"

Selama tiga hari, kulkas itu tetap ada di sana bahkan tanpa satu orangpun melihatnya. Dia akhirnya berpiki bahwa banyak orang yang tidak terlalu percaya pada tawaran gratis ini, karena terlalu bagus untuk jadi kenyataan, maka ia mengubah tandanya menjadi: "Lemari es dijual, harga Rp. 500.000!"

Pada hari berikutnya hari seseorang telah mencurinya.


TIPITAKA

Kisah Menaklukkan Diri Sendiri

Suatu saat ayah Magandiya, karena sangat tertarik dengan kepribadian dan penampilan Sang Buddha, telah mempersembahkan anak perempuannya yang sangat cantik untuk dijadikan istri Sang Buddha Gotama. Tetapi Sang Buddha menolak persembahan itu dan berkata bahwa Beliau tidak akan mau menyentuh hal itu yang penuh dengan kotoran, sekalipun dengan kakinya. Ketika mendengar kata-kata ini kedua ayah dan ibu Magandiya melihat kebenaran dalam kata-kata tersebut dan mencapai tingkat kesucian anagami. Tetapi Magandiya menganggap Sang Buddha sebagai musuh dan bertekad untuk membalas dendam kepada Beliau.

Kemudian ia menjadi salah satu dari tiga istri Raja Udena. Ketika Magandiya mendengar kabar bahwa Sang Buddha telah datang ke Kosambi, ia menyewa beberapa penduduk dan pelayan-pelayannya untuk mencaci maki Sang Buddha saat Beliau memasuki kota untuk berpindapatta. Orang-orang sewaan tersebut mengikuti Sang Buddha dan mencaci maki dengan menggunakan kata-kata yang sedemikian kasar seperti ‘pencuri, bodoh, unta, keledai, suatu ikatan ke neraka’, dan sebagainya. Mendengar kata-kata yang kasar tersebut, Y.A.Ananda memohon kepada Sang Buddha untuk meninggalkan kota dan pergi ke tempat lain.

Tetapi Sang Buddha menolak dan berkata, “Di kota lain, kita juga mungkin dicaci maki dan tidak mungkin untuk selalu berpindah tempat setiap kali seseorang dicaci maki. Lebih baik menyelesaikan masalah di tempat terjadinya masalah. Saya seperti seekor gajah yang menahan panah-panah yang datang dari semua penjuru. Saya juga akan menahan dengan sabar caci maki yang datang dari orang-orang yang tidak memiliki moral.”

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 320,321,dan 322 berikut ini :

Seperti seekor gajah di medan perang
dapat menahan serangan panah
yang dilepaskan dari busur,
begitu pula Aku (Tathagata)
tetap bersabar terhadap cacian;
sesungguhnya, sebagian besar orang
mempunyai kelakuan rendah.

Mereka menuntun gajah yang telah terlatih
ke hadapan orang banyak.
Raja mengendarai gajah yang terlatih ke medan perang.
Di antara umat manusia, maka yang terbaik adalah
orang yang dapat menaklukkan dirinya sendiri
dan dapat bersabar terhadap cacian.

Sungguh baik keledai-keledai yang terlatih,
begitu juga kuda-kuda Sindhu
dan gajah-gajah perang milik para bangsawan;
tetapi yang jauh lebih baik dari semua itu
adalah orang yang telah dapat menaklukkan dirinya sendiri.

Pada akhir khotbah Dhamma tersebut, mereka yang telah mencaci maki Sang Buddha menyadari kesalahannya yang datang untuk menghormat Beliau, beberapa di antara mereka mencapai tingkat kesucian sotapatti.


VEGETARIAN

Manfaat Vegetarian

Berikut adalah manfaat yang akan anda dapatkan ketika memutuskan untuk menjadi seorang vegetarian. Mantapkan hati anda, jadikan vegetarian sebagai gaya hidup anda, atur komposisi hidangan secara seksama, dan bonusnya, anda mendapatkan tubuh sehat dan langsing!

1. Umur anda lebih panjang

Kesimpulan hasil para peneliti menyebutkan bahwa pelaku vegetarian hidupnya 15 tahun lebih lama dibandingkan dengan pemakan daging. Orang2 yang memakan lemak hewani paling sedikit memiliki risiko paling kecil mengidap kanker, penyakit jantung, dan penyakit degeneratif kronis lain seperti kencing manis. Penelitian lain dilakukan selama 12 tahun, melibatkan 6000 vegetarian dan 5000 pemakan daging. Hasilnya, pelaku vegetarian yang meninggal karena kanker 40% lebih rendah daripada pemakan daging, sedangkan yang meninggal karena penyakit lain 20% lebih rendah.

2. Kesehatan jantung anda terjaga

Kematian akibat penyakit jantung semakin meningkat, di Indonesia pun penyakit jantung sudah menjadi pembunuh nomor satu. Hal ini disebabkan antara lain pola makan yang salah, meningkatnya kadar kolesterol darah, kurang gerak badan, dan stres. Dari sebuah penelitian diketahui bahwa anak-anak berumur 5 tahun yang dibesarkan dengan makanan cepat saji (fast food) dan makanan miskin gizi (junk food) menampakkan tanda-tanda dini terkena penyakit jantung. Saat ini rata-rata pria pemakan daging berpeluang 50% meninggal akibat penyakit jantung. Risiko ini akan turun menjadi 15% jika mereka berhenti makan daging, dan risiko hanya tinggal 4% jika mereka berhenti makan daging, telur, dan produk olahan hewani.

3. Anda jauh dari ancaman kanker

Dari salah satu hasil penelitian menyebutkan bahwa daging diduga keras berhubungan dengan kanker payudara. Wanita yang setiap hari menyantap daging berpeluang empat kali lebih besar terkena kanker payudara dan risiko mengidap kanker pada wanita yang melahap sayuran setiap hari berkurang dari 20 hingga 30%. Studi lain menyimpulkan sistem kekebalan tubuh kaum vegetarian lebih efektif membunuh sel tumor daripada sistem kekebalan tubuh para pemakan daging. Sayur mayur melindungi mereka dari kanker prostat, kanker usus besar, dan kanker kulit. Karena protein berlebih dapat meningkatkan risiko kardiovaskuler (gangguan pembuluh jantung), terutama karena makanan padat protein umumnya juga cukup banyak mengandung lemak, contohnya daging dan ayam.

4. Tubuh anda menjadi langsing.

Pada umumnya pelaku vegetarian bertubuh lebih langsing daripada pemakan daging. Alasannya, sayuran yang kaya protein seperti taoge, kacang merah segar, bayam merah, daun singkong, daun kacang panjang, mengandung lemak dan kalori lebih rendah daripada standar dari diet.Tak heran jika pelaku vegetarian pun jarang terkena penyakit yangberhubungan dengan kelebihan berat badan seperti penyakit jantung koroner, stroke, dan kencing manis (diabetes mellitus).

5. Timbunan racun dalam tubuh anda akan terkuras

Tidak makan daging membantu membersihkan racun dalam tubuh, yang dapat menimbulkan penyakit. Contohnya : polusi lingkungan maupun bahan tambahan makanan (food additives) seperti zat pengawet, zat pewarna, dan pemanis sintetis. Jika anda hendak memulai program detoksifikasi, langkah pertama adalah mengganti daging dan produk hewani lainnya dengan buah dan sayuran, berikut jus buah maupun jus sayuran. Bahan-bahan tersebut mengandungzat fitokimia yang membantu menghilangkan racun secara alami.

6. Anda melindungi tubuh dari pencemaran

Diduga hampir 95% residu pestisida dari makanan kita datang dari daging, produk hewani lainnya, dan ikan. Terutama ikan mengandung zatpemicu kanker (dari semprotan pestisida pertanian yang larut di dalamair, seperti DDT dan PCB) dan logam berat (merkuri, arsen, timbal,kadmium). Jaringan lemak dalam ikan, juga bahan pangan hewani lainnyamengikat racun-racun tersebut sehingga sulit terkikis, meskipun ikan telah dicuci, dibekukan, bahkan dimasak. Daging dan produk hewani lainnya (dairy products) juga mengandung steroid dan hormon. Membatasi bahan makanan hewani berarti meminimumkan masuknya zat pencemar ke dalam tubuh.

7. Anda terlindungi dari penyakit yang ditularkan melalui makanan

Menurut penelitian hampir 80juta orang di Amerika Serikat setiap tahun terkena penyakit yang ditularkan melalui makanan, 9000 diantaranya meninggal. Karena 25% dari semua ayam yang dijual di AS mengandung bakteri salmonela, sedangkan 70-90% ayam mengandung bakteri kampilobakter (beberapa strain dari bakteri tersebut kebal terhadap antibodi). Dengan kata lain, menjadi vegetarian akan menjauhkan anda dari ancaman tersebut.

8. Tulang anda akan semakin kokoh

Penurunan masa tulang pada wanita vegetarian berumur 65 tahun sebesar 18%, sedangkan pada wanita non-vegetarian dua kali lebih besar. Ternyata kelebihan protein mengganggu penyerapan dan retensi kalsium, sehingga mendorong tubuh menguras kalsium yang dapat mengakibatkan penyakit rapuh tulang (osteoporosis). Protein hewani, termasuk susu, menyebabkan darah bersifat asam. Guna mengimbangi keadaan tersebut, tubuh mencuri simpanan kalsium dalam tulang. Para pelaku vegetarian dapat memperoleh kalsium dari bahan makanan lain kaya kalsium, seperti sayuran hijau (bayam, daun katuk, daun pepaya, daun singkong, brokoli), sayuran polong (kacang panjang, buncis, kecipir), dan kacang-kacangan (kacang merah, kacang hijau, kacang tolo, kedelai, tempe, tahu).

9. Anda selalu lancar `ke belakang’

Mengkonsumsi banyak sayuran berarti mengkonsumsi banyak serat yang berfungsi membantu mendorong sampah makanan keluar dari tubuh. Dari hasil kesimpulan para peneliti, orang-orang yang mengkonsumsi banyak serat karena banyak makan sayur jarang mengalami sembelit,penyakit wasir (hemorrhoid), dan gangguan usus.

10. Anda tidak menderita sakit punggung

Sakit punggung dapat disebabkan karena adanya gangguan pada pembuluh arteri, dengan mengkonsumsi makanan nabati, pembuluh arteri menjadi bersih dari endapan kolesterol. Kelebihan kolesterol mengakibatkan penyumbatan, yang dapat menimbulkan stroke dan seranganpenyakit jantung koroner. Dengan demikian, mengkonsumsi makanan berasal dari tanaman dapat mempertahankan kesehatan punggung anda.

11. Hidangan anda lebih menambat minat

Masakan dari daging, ayam, dan ikan, cenderung berwarna beige sampai kecoklatan, sehingga tampak senada dan monoton. Berbeda dengan warna sayuran dan buah, jauh lebih banyak variasinya sampai boleh dikatakan seperti pelangi. Pigmen warna-warni sayuran dan buah-buahan mengandung zat fitokimia yang dapat memerangi penyakit. Menyantap bahan-bahan makanan nabati yang berwarna-warni berarti anda telah memakan beragam bahan alami pemacu sistem kekebalan tubuh dan penangkis berbagai bibit penyakit.

12. Anda terbebas dari gangguan hot flash ketika menjelang menopause

Saat menjelang menopause (perimenopause), wanita mengalami kemerosotan produksi hormon estrogen. Kondisi ini mengakibatkan gangguan fisik dan mental, seperti mudah lelah, berat badan naik, sulit tidur, timbulnya semburan panas yang terasa di dada (hot flash), perasaan tidak nyaman, mudah marah, dan gangguan depresi lainnya. Beberapa jenis sayuran, biji-bijian (kenari, almon), dan kacang-kacangan terutama kedelai kaya akan hormon estrogen alami fitoestrogen, yang dapat menormalkan kembali kadar hormon kewanitaan.

13. Pengeluaran anda lebih hemat

Makanan hewani pada umumnya lebih mahal dibandingkan dengan bahan makanan nabati. Oleh karena itu kita bisa menghemat pengeluaran sehari-hari. Mengganti makanan hewani dengan makanan nabati tidak berarti mengurangi zat gizi yang diperlukan oleh tubuh. Yang penting, setiapkali menyusun hidangan selalu perhatikan kecukupan gizinya, di samping pemilihan bahan dan jenis makanan yang akan dihidangkan. Cara paling mudah adalah dengan memperhatikan komposisi warna makanan anda : seperti hijau, putih, kuning-jingga, merah-ungu, coklat.

14. Anda menjadi teladan bagi anak anda

Anak-anak mempunyai kebiasaan makan seperti kebiasaan orang tuanya. Apabila orangtua, terutama ibu, selalu menyediakan makanan sehat, bergizi, dan dari bahan-bahan alami, maka anak akan menyenangi makanan-makanan tersebut. Sering kita jumpai anak-anak tidak menyukai makan sayur. Hal ini disebabkan orangtua tidak membiasakan mereka makan sayur pada anak-anak. Memasak sendiri makanan untuk konsumsi keluarga sehari-hari selain lebih segar, lebih bervariasi, dan lebih murah, juga tidak banyak mengandung food additives, yang dalam jangka panjang dapat mengganggu kesehatan.

15. Makanan terasa lebih enak

Sayuran merupakan bahan makanan yang dapat diolah menjadi bermacam-macam masakan yang menarik dengan warna, tekstur, dan rasa yang beragam pula. Memperkaya variasi masakan dari sayur mayur memungkinkan anda menyajikan makanan/masakan yang rasanya lebih lezat. Apalagi kalau mengingat orang Indonesia umumnya bukan pemakan daging, tapi lebih bisa menikmati masakan dari sayuran dan makanan nabati lainnya.

Dari sekian poin yang saya sampaikan, tidak semuanya berlaku bagi semua orang, dalam arti, tidak semua orang yang bervegetarian dapat mempunyai badan langsing, tapi itu semua balik ke dalam diri kita masing-masing, jika kita teratur dalam mengkonsumsi makanan kita sehari-hari dan rajin berolahraga, pasti kita akan mendapatkan badan yang sehat dan langsing.. Saya sendirian sudah menjadi vegetarian sejak taon 2008, dan banyak perubahan yang terjadi, mulai dari badan menjadi segar, tidak mudah terkena penyakit dan pastinya kita menjadi bahagia karena dapat mencintai lingkungan dan binatang di sekitar kita..

Selasa, 08 Maret 2011

KEKUATAN MANUSIA

FILOSOFI HIDUP

Cinta kasih adalah kekuatan mansia, tetapi ia tidak berdiri sendiri. Kita juga harus memiliki kesabaran, yakni kesabaran terhadap hinaan, kesabaran untuk mengalah kepada orang lain, kesabaran bertahan. Jika kita mampu bersabar, kita akan merasa damai


LELUCON

Berburu Lalat

Seorang wanita berjalan ke dapur dan melihat Suaminya berkeliling dengan pemukul lalat.
"Apa yang kamu lakukan?" Dia bertanya.
"Berburu Lalat." Dia menjawab.
"Oh! Membunuh lalat?" Dia bertanya.
"Yap, 3 jantan, 2 Betina," jawabnya.
Penasaran, ia bertanya, "Bagaimana kamu bisa membedakan mereka?"
Dia menjawab, "3 lalat berada di gelas bir, 2 berada di telepon."


TIPITAKA

Kisah Menaklukkan Diri Sendiri

Suatu saat ayah Magandiya, karena sangat tertarik dengan kepribadian dan penampilan Sang Buddha, telah mempersembahkan anak perempuannya yang sangat cantik untuk dijadikan istri Sang Buddha Gotama. Tetapi Sang Buddha menolak persembahan itu dan berkata bahwa Beliau tidak akan mau menyentuh hal itu yang penuh dengan kotoran, sekalipun dengan kakinya. Ketika mendengar kata-kata ini kedua ayah dan ibu Magandiya melihat kebenaran dalam kata-kata tersebut dan mencapai tingkat kesucian anagami. Tetapi Magandiya menganggap Sang Buddha sebagai musuh dan bertekad untuk membalas dendam kepada Beliau.

Kemudian ia menjadi salah satu dari tiga istri Raja Udena. Ketika Magandiya mendengar kabar bahwa Sang Buddha telah datang ke Kosambi, ia menyewa beberapa penduduk dan pelayan-pelayannya untuk mencaci maki Sang Buddha saat Beliau memasuki kota untuk berpindapatta. Orang-orang sewaan tersebut mengikuti Sang Buddha dan mencaci maki dengan menggunakan kata-kata yang sedemikian kasar seperti pencuri, bodoh, unta, keledai, suatu ikatan ke neraka̢۪, dan sebagainya. Mendengar kata-kata yang kasar tersebut, Y.A.Ananda memohon kepada Sang Buddha untuk meninggalkan kota dan pergi ke tempat lain.

Tetapi Sang Buddha menolak dan berkata, Di kota lain, kita juga mungkin dicaci maki dan tidak mungkin untuk selalu berpindah tempat setiap kali seseorang dicaci maki. Lebih baik menyelesaikan masalah di tempat terjadinya masalah. Saya seperti seekor gajah yang menahan panah-panah yang datang dari semua penjuru. Saya juga akan menahan dengan sabar caci maki yang datang dari orang-orang yang tidak memiliki moral.

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 320,321,dan 322 berikut ini :

Seperti seekor gajah di medan perang
dapat menahan serangan panah
yang dilepaskan dari busur,
begitu pula Aku (Tathagata)
tetap bersabar terhadap cacian;
sesungguhnya, sebagian besar orang
mempunyai kelakuan rendah.
Mereka menuntun gajah yang telah terlatih
ke hadapan orang banyak.
Raja mengendarai gajah yang terlatih ke medan perang.
Di antara umat manusia, maka yang terbaik adalah
orang yang dapat menaklukkan dirinya sendiri
dan dapat bersabar terhadap cacian.
Sungguh baik keledai-keledai yang terlatih,
begitu juga kuda-kuda Sindhu
dan gajah-gajah perang milik para bangsawan;
tetapi yang jauh lebih baik dari semua itu
adalah orang yang telah dapat menaklukkan dirinya sendiri.
Pada akhir khotbah Dhamma tersebut, mereka yang telah mencaci maki Sang Buddha menyadari kesalahannya yang datang untuk menghormat Beliau, beberapa di antara mereka mencapai tingkat kesucian sotapatti.


VEGETARIAN

Susu Kedelai, Sumber Protein Pilihan Bagi Vegetarian

Berbagai penyakit yang berkaitan erat dengan kelebihan berat badan seperti jantung koroner, hipertensi, kanker, stroke dan diabetes seringkali muncul seiring dengan faktor pola makan yang tidak sehat, bertambahnya usia serta kurangnya olahraga. Itulah sebabnya, pola diet vegetarian mulai banyak diminati dengan tujuan untuk mengurangi resiko berbagai penyakit tersebut. Namun demikian, memenuhi kebutuhan protein bagi vegetarian kadang cukup sulit. Jadi sumber protein apa yang terbaik bagi vegetarian?

Protein dalam kedelai atau yang dikenal sebagai soy protein seperti yang terdapat pada susu kedelai menawarkan banyak manfaat termasuk aktivitas antioksidannya, perlindungan terhadap kanker dan merupakan protein lengkap yang kaya asam amino esensial. Kedelai telah dikonsumsi untuk mendapatkan manfaat kesehatannya selama berabad-abad, dan saat ini olahan kedelai menjadi susu kedelai adalah bentuk yang praktis terutama bagi para vegetarian.
Ada 20 jenis asam amino yang diperlukan tubuh manusia. Asam amino penting dalam pengembangan dan pemeliharaan setiap jaringan seperti otot, kulit dan jaringan tulang serta kesehatan seluruh tubuh. Dari 20 asam amino itu, 9 di antaranya tidak dapat diproduksi oleh tubuh, sehingga disebut sebagai â€Å“asam amino esensial, yang berarti bahwa mereka harus diperoleh melalui diet. Mungkin kita berpikir bahwa vegetarian tidak dapat memenuhi kebutuhan protein dan asam amino karena tidak mengkonsumsi sumber protein hewani. Tetapi kedelai merupakan sumber protein nabati yang berisi semua asam amino esensial dan merupakan sumber protein terbaik di antara produk-produk nabati lainnya.

Soy protein juga memiliki manfaat bagi kesehatan tidak dimiliki oleh produk protein nabati lainnya. Kedelai juga mengandung fitokimia yaitu isoflavon, seperti daidzein, genistein dan glycitein yang bertindak sebagai fitohormon untuk melindungi tubuh terhadap penyakit. Isoflavon yang terkandung dalam kedelai juga dapat membantu mencegah gangguan terhadap fungsi koginitif atau kerja otak seperti penyakit Alzheimer. Konsumsi susu kedelai berkualitas secara rutin dapat melindungi tubuh dari osteoporosis.

Susu Kedelai

Dalam membantu program diet Anda, susu kedelai juga sangat membantu membakar lemak tubuh. Jadi, bagi Anda yang ingin menurunkan berat badan, terutama Anda yang menerapkan pola diet vegetarian, susu kedelai dengan kualitas terbaik, seperti Soy Protein dari Ultimate Nutrition, merupakan pilihan terbaik bagi Anda!

Selasa, 01 Maret 2011

PENDERITAAN HIDUP

FILOSOFI HIDUP

Entah kaya atau miskin, tinggi atau rendah, tidak seorang pun dapat menghindari penderitaan dan kecemasan hidup


LELUCON

Kehilangan Dompet di Balai Lelang

Sebiah balai lelang menjadi ramai ketika tiba-tiba pimpinan lelang mengumumkan, "Seorang pria di ruangan ini telah kehilangan dompet berisi $10.000. Jika dikembalikan, ia akan membayar hadiah sebesar $2.000."

Suasana menjadi hening sejenak, dan kemudian dari belakang ruangan datang teriakan, "Dua ribu lima ratus!"


TIPITAKA

Kisah Menaklukkan Diri Sendiri

Suatu saat ayah Magandiya, karena sangat tertarik dengan kepribadian dan penampilan Sang Buddha, telah mempersembahkan anak perempuannya yang sangat cantik untuk dijadikan istri Sang Buddha Gotama. Tetapi Sang Buddha menolak persembahan itu dan berkata bahwa Beliau tidak akan mau menyentuh hal itu yang penuh dengan kotoran, sekalipun dengan kakinya. Ketika mendengar kata-kata ini kedua ayah dan ibu Magandiya melihat kebenaran dalam kata-kata tersebut dan mencapai tingkat kesucian anagami. Tetapi Magandiya menganggap Sang Buddha sebagai musuh dan bertekad untuk membalas dendam kepada Beliau.

Kemudian ia menjadi salah satu dari tiga istri Raja Udena. Ketika Magandiya mendengar kabar bahwa Sang Buddha telah datang ke Kosambi, ia menyewa beberapa penduduk dan pelayan-pelayannya untuk mencaci maki Sang Buddha saat Beliau memasuki kota untuk berpindapatta. Orang-orang sewaan tersebut mengikuti Sang Buddha dan mencaci maki dengan menggunakan kata-kata yang sedemikian kasar seperti ‘pencuri, bodoh, unta, keledai, suatu ikatan ke neraka’, dan sebagainya. Mendengar kata-kata yang kasar tersebut, Y.A.Ananda memohon kepada Sang Buddha untuk meninggalkan kota dan pergi ke tempat lain.

Tetapi Sang Buddha menolak dan berkata, “Di kota lain, kita juga mungkin dicaci maki dan tidak mungkin untuk selalu berpindah tempat setiap kali seseorang dicaci maki. Lebih baik menyelesaikan masalah di tempat terjadinya masalah. Saya seperti seekor gajah yang menahan panah-panah yang datang dari semua penjuru. Saya juga akan menahan dengan sabar caci maki yang datang dari orang-orang yang tidak memiliki moral.”

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 320,321,dan 322 berikut ini :

Seperti seekor gajah di medan perang
dapat menahan serangan panah
yang dilepaskan dari busur,
begitu pula Aku (Tathagata)
tetap bersabar terhadap cacian;
sesungguhnya, sebagian besar orang
mempunyai kelakuan rendah.

Mereka menuntun gajah yang telah terlatih
ke hadapan orang banyak.
Raja mengendarai gajah yang terlatih ke medan perang.
Di antara umat manusia, maka yang terbaik adalah
orang yang dapat menaklukkan dirinya sendiri
dan dapat bersabar terhadap cacian.

Sungguh baik keledai-keledai yang terlatih,
begitu juga kuda-kuda Sindhu
dan gajah-gajah perang milik para bangsawan;
tetapi yang jauh lebih baik dari semua itu
adalah orang yang telah dapat menaklukkan dirinya sendiri.

Pada akhir khotbah Dhamma tersebut, mereka yang telah mencaci maki Sang Buddha menyadari kesalahannya yang datang untuk menghormat Beliau, beberapa di antara mereka mencapai tingkat kesucian sotapatti.


VEGETARIAN

Tips Jadi Vegetarian Sehat

Buat banyak orang, menjadi vegetarian lebih dari sekedar pilihan, namun itu adalah jalan untuk hidup. Orang yang menyerah memakan daging biasanya jadi vegetarian untuk alasan religi, kepantasan dan kesehatan bahkan tren. Anda ingin mulai jadi vegetarian, simak beberapa tips berikut. Jangan takut untuk mencoba, untuk kesehatan semua pasti ada jalannya.

1. Makanlah beberapa jenis makanan yang berfariasi. Termasuk polong-polongan, buah-buahan, sayuran dan serat untuk diet Anda. Ini adalah cara terbaik untuk memastikan Anda memperoleh segala nutrisi yang diperlukan.
2. Tambahkan produk kacang kedelai di menu Anda, kecuali Anda alergi terhadap kedelai. Kedelai adalah sumber yang bagus untuk protein. Ditambah lagi kedelai punya kelebihan lain bagi kesehatan dan bisa membantu Anda terlindung dari kanker.
3. Makanlah makanan segar sebisa mungkin. Minimal ini membantu proses kelengkapan asupan nutrisi pada tubuh.
4. Carilah makanan organik. Jika Anda berkomitmen untuk jadi seorang vegetarian atau vegan, sebaiknya Anda mengkonsumsi makanan-makanan terbaik. Anda bisa memulai menanam bahan makanan Anda di halaman rumah. Makanan organik ini biasanya tumbuh tanpa pestisida atau zat kimia untuk kesuburanm jadi jangan khawatir dengan racun. Mungkin lalapan juga bisa jadi pelengkap menu Anda.
5. Jika Anda mulai bingung dengan menu makanan. Sebaiknya belilah buku masak vegetarian. Selain rasanya lebih pas dengan selera Anda, Anda juga bisa yakin benar tak ada kandungan daging didalamnya dibanding Anda membeli masakan jadi di luar.
6. Cobalah berkreasi dengan bahan-bahan makanan Anda. Anda juga bisa mencoba masakan etnik seperti masakan a la India, Cina, Thailand, Italia dan Meksiko. Masakan di negara-negara tersebut biasanya tak berdaging. Atau Anda juga bisa mengunjungi restoran vegetarian di kota Anda.
7. Pertimbangkan apa alasan Anda menjadi seorang vegetarian. Jika Anda sudah yakin, maka bersungguh-sungguhlah. Bergabunglah dengan grup vegetarian di situs dan Anda bisa tahu banyak tentang kehidupan seorang vegetarian. Ada orang yang bisa dengan mudahnya menyesuaikan diri menjadi vegan. Namun ada juga yang tidak bisa begitu saja menjadi seorang vegetarian. Sebenarnya hal tersebut terjadi karena kurangnya asupan nutrisi yang ia dapat sebab ia tak tahu kandungan gizi dari makanan yang harus dikonsumsinya.

Selasa, 22 Februari 2011

PENGENDALIAN UCAPAN

FILOSOFI HIDUP

Kita tidak selalu dapat mengendalikan pikiran, tetapi kita dapat mengendalikan kata-kata, dan melalui latihan kita akan dapat mempengaruhi pikiran bawah-sadar kita, dan menjadi penguasa dari situasi yang ada


LELUCON

Kemana Cinta Pergi

Sepasang orang tua mengemudi di jalan raya saat mobil lain melewati mereka.

Wanita tua itu melihat penghuni mobil lain masih muda dan jelas sedang mabuk cinta. Gadis itu duduk sangat dekat dengan pacarnya saat mereka ada di jalan raya.

Hal ini menyebabkan wanita itu untuk berpikir kembali ke saat dia dan suaminya masih muda dan jatuh cinta, dan bertanya-tanya di mana kasih sayang yang telah hilang selama bertahun-tahun ini.

Akhirnya ia berkata kepada suaminya, "Ingat ketika kita dulu seperti pasangan muda itu? Kemana cinta itu pergi, Sayang?"

Pria tua itu dengan tenang menjawab, "Aku tidak bergeser kemana-mana..."


TIPITAKA

Kisah Murid-Murid
Para Petapa Bukan Pengikut Buddha

Murid-murid dari petapa-petapa Titthi tidak ingin anak-anak mereka bermain dengan anak-anak pengikut Sang Buddha. Mereka sering berkata kepada anak-anaknya, “Jangan pergi ke Vihara Jetavana, jangan memberi hormat kepada para bhikkhu dari suku Sakya!”

Suatu ketika, anak-anak laki Titthi tersebut sedang bermain dengan seorang anak laki-laki Buddhis di dekat pintu masuk Vihara Jetavana, mereka merasa sangat haus. Karena anak-anak dari murid-murid petapa Titthi telah diberitahu oleh orang tua mereka untuk tidak memasuki vihara Sang Buddha, mereka meminta anak laki-laki Buddhis itu untuk pergi ke vihara dan membawakan air untuk mereka. Anak laki-laki Buddhis tersebut pergi masuk ke vihara, memberi hormat kepada Sang Buddha. Setelah minum, ia menceritakan kepada Sang Buddha tentang teman-temannya yang dilarang oleh orang tua mereka untuk memasuki vihara Buddha

Sang Buddha berkata kepada anak laki-laki tersebut agar disampaikan kepada teman-temannya yang bukan Buddhis untuk datang dan minum di vihara. Ketika anak-anak laki tersebut datang, Sang Buddha memberi khotbah kepada mereka untuk menyesuaikan wataknya yang beraneka ragam. Sebagai hasilnya, anak-anak tersebut menjadi yakin terhadap Tiga Permata (Tiratana), yaitu Buddha, Dhamma, dan Sangha.

Ketika anak-anak tersebut kembali ke rumah, mereka menceritakan kunjungan mereka ke Vihara Jetavana dan tentang Sang Buddha yang telah mengajarkan Tiga Permata kepada mereka.

Karena kebodohannya, para orang tua anak-anak tersebut berteriak, “Anak-anak laki kita telah tidak setia terhadap kepercayaan kita, mereka telah dihancurkan,” dan seterusnya. Beberapa tetangga yang pandai menasehati para orang tua yang sedang meratap itu untuk berhenti menangis, dan sebaiknya mengirimkan anak-anak mereka kepada Sang Buddha. Mereka menyetujuinya, dan anak-anak tersebut beserta orang tuanya pergi menghadap Sang Buddha.

Sang Buddha mengetahui mengapa mereka datang. Beliau berkata kepada mereka dalam syair 318 dan 319 berikut ini :

Mereka yang menganggap tercela
terhadap apa yang sebenarnya tidak tercela,
dan menganggap tidak tercela
terhadap apa yang sebenarnya tercela;
maka orang yang menganut pandangan salah seperti itu
akan masuk ke alam sengsara.

Mereka yang mengetahui
apa yang tercela sebagai tercela,
dan apa yang tidak tercela sebagai tidak tercela;
maka orang yang menganut pandangan benar seperti itu
akan masuk ke alam bahagia.

Pada akhir khotbah Dhamma ini, semua orang yang hadir menjadi yakin terhadap Tiga Permata (Tiratana), dan setelah mendengarkan khotbah selanjutnya dari Sang Buddha, mereka mencapai tingkat kesucian sotapatti.


VEGETARIAN

Kota vegetarian pertama

Ghent, sebuah kota di Belgia ini akan mencatatkan prestasi sebagai kota vegetarian pertama di dunia. Meski tidak setiap hari, akan ada satu hari per pekan saat penduduknya tidak memakan daging.

Hari Vegetarian itu dicanangkan mulai pekan ini. Seluruh kota, mulai dari warga hingga staf pemkot dan dewan kota harus mau berpartisipasi dalam program ini. Mereka menyebutnya dengan Veggie Day.

Kota Ghent melakukannya karena imbauan dari PBB yang mengatakan ternak merupakan penyebab dari seperlima emisi gas rumah kaca di seluruh dunia. Kota pelabuhan itu berharap mereka bisa mengurangi jejak karbon sekaligus mengurangi obesitas.

“Pejabat pemerintah dan politisi akan menjajal Veggie Day terlebih dahulu. Baru kemudian anak-anak sekolah akan memulainya pada September mendatang,” demikian pernyataan Dewan Kota Ghent yang dilansir AFP, Rabu (13/5).

Untuk kepentingan itu, pemerintah kota telah membagikan sekitar 90 ribu peta yang disebut dengan veggie street map. Penduduk bisa menggunakannya untuk menemukan tempat memperoleh bahan-bahan makanan vegetarian atau restoran vegetarian.

Jumat, 18 Februari 2011

Pikiran Tenang

FILOSOFI HIDUP

Belajarlah untuk memiliki pikiran yang tenang. Dengan pikiran yang tenang, anda akan benar-benar menguasai diri sendiri, entah dalam situasi atau kegalauan apa pun yang anda hadapi. Anda akan memahami bahwa demikianlah kehidupan di dunia ini, jadi anda tidak akan takut atau cemas


LELUCON

Hadiah Perpisahan Guru TK

Saat itu adalah akhir tahun sekolah, dan seorang guru TK sedang menerima hadiah dari murid-muridnya. Putra pemilik toko bunga memberinya hadiah. Guru menggoyangkan kado itu, memegangnya di atas kepala, dan berkata, "Aku yakin aku tahu apa itu. Beberapa bunga.."
"Itu benar" anak itu berkata, "tapi bagaimana kau tahu?"
"Oh, hanya menebak," katanya.
Murid berikutnya adalah putri pemilik toko permen. Guru memegang hadiah itu, menggoyangnya, dan berkata, "Aku yakin aku bisa menebak apa itu. Sebuah kotak permen."
"Itu benar, tapi bagaimana kau tahu?" tanya gadis itu.
"Oh, hanya menebak," kata gurunya.
Hadiah berikutnya adalah dari anak pemilik toko minuman keras. Guru memegang paket itu, tapi paket itu bocor. Dia menyentuh setetes kebocoran itu dengan jarinya dan menyentuh ke lidahnya.
"Apakah anggur?" ia bertanya. "Tidak," jawab anak itu, dengan gembira.
Guru mengulanginya, mengambil cairan dari kado yang bocor itu ke lidahnya.
"Apakah sampanye?" ia bertanya.
"Tidak," jawab anak itu, dengan lebih banyak tersenyum.
Guru mencicipi lagi sebelum menyatakan,
"Aku menyerah, apa itu?"
Anak itu menjawab, "Itu anak anjing!"


TIPITAKA

Kisah Murid-Murid
Para Petapa Bukan Pengikut Buddha

Murid-murid dari petapa-petapa Titthi tidak ingin anak-anak mereka bermain dengan anak-anak pengikut Sang Buddha. Mereka sering berkata kepada anak-anaknya, â€Å“Jangan pergi ke Vihara Jetavana, jangan memberi hormat kepada para bhikkhu dari suku Sakya!”
Suatu ketika, anak-anak laki Titthi tersebut sedang bermain dengan seorang anak laki-laki Buddhis di dekat pintu masuk Vihara Jetavana, mereka merasa sangat haus. Karena anak-anak dari murid-murid petapa Titthi telah diberitahu oleh orang tua mereka untuk tidak memasuki vihara Sang Buddha, mereka meminta anak laki-laki Buddhis itu untuk pergi ke vihara dan membawakan air untuk mereka. Anak laki-laki Buddhis tersebut pergi masuk ke vihara, memberi hormat kepada Sang Buddha. Setelah minum, ia menceritakan kepada Sang Buddha tentang teman-temannya yang dilarang oleh orang tua mereka untuk memasuki vihara Buddha
Sang Buddha berkata kepada anak laki-laki tersebut agar disampaikan kepada teman-temannya yang bukan Buddhis untuk datang dan minum di vihara. Ketika anak-anak laki tersebut datang, Sang Buddha memberi khotbah kepada mereka untuk menyesuaikan wataknya yang beraneka ragam. Sebagai hasilnya, anak-anak tersebut menjadi yakin terhadap Tiga Permata (Tiratana), yaitu Buddha, Dhamma, dan Sangha.

Ketika anak-anak tersebut kembali ke rumah, mereka menceritakan kunjungan mereka ke Vihara Jetavana dan tentang Sang Buddha yang telah mengajarkan Tiga Permata kepada mereka.

Karena kebodohannya, para orang tua anak-anak tersebut berteriak, â€Å“Anak-anak laki kita telah tidak setia terhadap kepercayaan kita, mereka telah dihancurkan,” dan seterusnya. Beberapa tetangga yang pandai menasehati para orang tua yang sedang meratap itu untuk berhenti menangis, dan sebaiknya mengirimkan anak-anak mereka kepada Sang Buddha. Mereka menyetujuinya, dan anak-anak tersebut beserta orang tuanya pergi menghadap Sang Buddha.

Sang Buddha mengetahui mengapa mereka datang. Beliau berkata kepada mereka dalam syair 318 dan 319 berikut ini :

Mereka yang menganggap tercela
terhadap apa yang sebenarnya tidak tercela,
dan menganggap tidak tercela
terhadap apa yang sebenarnya tercela;
maka orang yang menganut pandangan salah seperti itu
akan masuk ke alam sengsara.
Mereka yang mengetahui
apa yang tercela sebagai tercela,
dan apa yang tidak tercela sebagai tidak tercela;
maka orang yang menganut pandangan benar seperti itu
akan masuk ke alam bahagia.
Pada akhir khotbah Dhamma ini, semua orang yang hadir menjadi yakin terhadap Tiga Permata (Tiratana), dan setelah mendengarkan khotbah selanjutnya dari Sang Buddha, mereka mencapai tingkat kesucian sotapatti.


VEGETARIAN

Vegetarian Bantu Pencegahan Kanker

Pola makan vegetarian dapat membantu melawan kanker. Demikian hasil penelitian yang dilakukan Yayasan The Angiogenesis, seperti dilansir Zee News.

Penelitian tersebut menemukan bahwa vegetarian yang sebagian besar terdiri dari sayur-sayuran dan buah-buahan mengandung antioksidan yang dapat memperlambat, bahkan menghentikan, proses angiogenesis yang sangat berpengaruh pada kanker. Angiogenesis adalah proses pembentukan pembuluh darah baru. Jika bermasalah, hal itu akan membantu perkembangan sel kanker yang tidak terkendali dan bersifat ganas.

"Vitamin atau zat-zat lain yang terkandung dalam sayuran maupun buah, seperti apel, jeruk, blackberry, tomat, dan labu jelas dapat menghambat angiogenesis," kata William Li, pemimpin Yayasan The Angiogenesis dan pakar kesehatan. "Dengan mengonsumsi buah atau sayuran tersebut, maka akan menghambat sel kanker merusak organ lain dalam tubuh."

Penelitian lainnya menemukan, pria yang mengonsumsi tomat segar atau produk olahannya dua sampai tiga kali dalam seminggu dapat mengurangi serangan resiko kanker prostat sampai dengan 50 persen.

Kamis, 10 Februari 2011

HASIL PERBUATAN

FILOSOFI HIDUP

Tidak akan ada kekecewaan di kala menderita, tiada kesombongan di kala suka, karena orang telah menyadari bahwa segala suka dan duka yang dialami adalah hasil perbuatannya sendiri


LELUCON

Putus Karena Beda Keyakinan

Tono sedang duduk dan curhat sama Budi:

Tono: "Akhirnya aku putus sama Dina..."
Budi: "Lha kamu kenapa putus? Bukannya sudah pernah sepakat mau menikah?"
Tono: "Iya, tetapi batal."
Budi: "Kenapa?"
Tono: "Beda keyakinan..."
Budi: "Beda agama gitu?"
Tono: "Bukan, aku berkeyakinan bahwa aku ganteng, tapi si Dina tidak yakin..."


TIPITAKA

Kisah Para Petapa Nigantha

Suatu hari, beberapa petapa Nigantha pergi untuk mengumpulkan dana makanan dengan mangkuk mereka yang ditutupi dengan sepotong kain. Beberapa bhikkhu melihat mereka dan komentar, Para petapa Nigantha ini, yang menutupi tubuh bagian depan lebih terhormat dibandingkan dengan para petapa Acelaka yang pergi tanpa mengenakan kain penutup apapun. Mendengar komentar ini, para petapa tersebut menjawab dengan tegas, Ya, sesungguhnya kami benar-benar menutupi bagian depan kami (dengan menutupi mangkuk kami); tetapi kami menutupinya bukan karena malu pergi bertelanjang. Kami hanya menutupi mangkuk kami untuk mencegah debu pada makanan kami, karena biarpun debu sekalipun, tetap mengandung kehidupan di dalamnya.

Ketika para bhikkhu tersebut menceritakan apa yang dikatakan para petapa Nigantha kepada Sang Buddha. Beliau menjawab, Para bhikkhu, para petapa tersebut yang pergi dengan menutupi hanya bagian depan tubuh mereka tidak malu dengan apa yang seharusnya memalukan, tetapi malu dengan apa yang seharusnya tidak memalukan; karena pandangan salah mereka, maka mereka hanya akan menuju ke tujuan yang buruk.

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 316 dan 317 berikut ini :

Mereka yang merasa malu
terhadap apa yang sebenarnya tidak memalukan,
dan sebaliknya tidak merasa malu
terhadap apa yang sebenarnya memalukan;
maka orang yang menganut pandangan salah seperti itu
akan masuk ke alam sengsara.

Mereka yang merasa takut
terhadap apa yang sebenarnya tidak menakutkan,
dan sebaliknya tidak merasa takut
terhadap apa yang sebenarnya menakutkan;
maka orang yang menganut pandangan salah seperti itu
akan masuk ke alam sengsara.

Pada akhir khotbah Dhamma ini, banyak petapa Nigantha menjadi ketakutan dan bergabung dalam Pasamuan Bhikkhu (Sangha).


VEGETARIAN

Kucing Vegetarian

Dapatkah seekor kucing menjadi vegetarian? Kebanyakan dokter hewan akan berkata, Tidak mungkin. Saya tidak pernah mendengar hal seperti itu. Bagi kucing, lebih baik mati dari pada menjadivegetarian ! Tetapi Saudari Liu punya seekor kucing yang sangat luar biasa, bernama Bighead (si Kepala Besar) yang sangat ketat bervegetarian, menolak untuk menyentuh makanan apa saja yang berbau daging, bahkan juga daging vegetarian. Di bawah ini adalah cerita yang menarik dari kucing yang luar biasa ini.

Tuhan pasti telah mengatur agar saudari Liu bertemu dengan Bighead. Setelah diinisiasi, saudari Liu tidak memelihara binatang sebab dia harus bervegetarian dan tidak suka akan bau binatang. Kemudian pada suatu hari, dia pindah ke rumah yang baru. Setelah memindahkan barang-barang, dia menemukan seekor kucing liar yang badannya kecil dan kurus kering di tangga apartemennya, dan untuk beberapa hari dia memberikan susu dan biskuit pada kucing itu.
Saudari Liu mengajar Bahasa Inggris di rumah, dan suatu hari sebelum kelas dimulai, kucing itu mengikuti muridnya masuk ke dalam apartemennya. Tetapi, saudari Liu yang selalu menjaga kebersihan rumahnya, tidak mau memelihara binatang itu dan mengeluarkannya. Pada malam itu, beberapa saudara sepelatihan datang ke rumah saudari Liu untuk meditasi kelompok, dan seorang dari mereka mengusulkan agar saudari Liu memelihara kucing yang tak berdaya itu. Pada hari berikutnya, ketika saudari Liu melihat kucing itu di tangga, dia membuka pintu dan berkata pada si kucing, Jika kamu ingin tinggal bersama saya, kamu harus menjadivegetarian seperti saya. Kemudian saudari Liu mulai menghitung dari satu sampai sepuluh dan dia memutuskan akan menutup pintu jika si kucing kecil itu tidak masuk ke dalam rumah sebelum dia selesai menghitung. Tetapi ketika dia menghitung sampai delapan, si kucing dengan perlahan berjalan masuk dan mulai saat itu menjadi anggota keluarga saudari Liu.

Apa yang sebenarnya dimakan oleh Bighead? Saya yakin semuanya ingin tahu tentang itu! Bighead makan ketimun, tunas alfalfa, pepaya, buah kesemak, apel, pir, seledri, kubis, tomat, serat dagingvegetarian , biskuit, dan bahkan pothos rebus (potted golden pothos). Dia terutama sangat suka akan ketimun, tunas alfalfa dan makanan asam manis. Bahkan sekarang dia mendapat hal-hal baru dalam daftar makanannya! Hal lain yang menarik dari kucing ini adalah dia memilih makanan yang ringan. Dia menolak makananvegetarian yang menyerupai daging. Luar biasa! Kita tahu bahwa kucing tidak punya gigi geraham, lalu bagaimana Bighead mengunyah makanan? Saudari Liu mengunyah makanan itu duluan dan kemudian menempatkan sepotong kecil, yang tidak lebih besar dari kacang ijo, di telapak tangannya dan memberi makan pada si kucing. Setiap kali makan akan menghabiskan waktu sekitar satu jam. Pada permulaan, Bighead belum dapat mengontrol rahangnya dengan baik dan giginya menggarut jari saudari Liu, tetapi sekarang kucing pandai itu telah belajarbagaimana menjilat makanan tanpa melukai majikannya. Dari sini kita tahu kalau binatang pun punya perasaaan dan sangat berpengertian.

Ketika Saudari Liu membawa Bighead ke dokter hewan untuk pertama kalinya, kucing itu mengambil sikap bertahan dan galak. Setelah tiga kali berkunjung, kucing itu menjadi jinak, tenang dan sangat bekerja sama. Pada mulanya dokter hewan itu tidak percaya kalau kucing dapat menjadivegetarian , tetapi kemudian dia tertawa dan berkata kalau Bighead akan segera menjadi tercerahkan, dan melalui insiden ini dia mulai mengenal ajaran Guru. Di bawah pemeliharaan yang teliti, kucing tak berbulu ini mulai mempunyai bulu lagi dan karena berdietvegetarian, dia tidak berbau seperti halnya binatang lainnya.

Bighead adalah seekor kucing spiritual Quan Yin. Dia berjalan dengan tenangnya di antara para inisiat yang datang untuk bermeditasi bersama, dan setelah bermeditasi, seorang saudara sepelatihan mendapatkan Bighead duduk tak bergerak pada lututnya, sepertinya dia sedang bermeditasi. Ketika para inisiat bersiap-siap untuk pulang setelah sesi meditasi selesai, kucing itu duduk di bantal dari setiap orang selama beberapa saat, supaya mendapatkan berkah. Bighead juga adalah weker dari saudari Liu. Setiap pagi, si kucing membangunkan saudari Liu untuk mengingatkan dia akan saat meditasi!

Sejak Bighead mulai makan makanan vegetarian, dia menjadi jinak dan bertingkah laku menyenangkan, yang membuatnya menjadi terkenal di antara para dewasa dan anak-anak. Tetapi dia juga sensitif. Dia menyembunyikan diri jika ada orang asing yang datang, tetapi keluar dengan segera untuk menyambut para inisiat. Ketika murid saudari Liu datang, dia bersembunyi, tetapi ketika anak-anak inisiat datang ke rumah saudari Liu, dia bermain dengan mereka dan membiarkan mereka mengelus tubuhnya. Kucing yang sangat menyenangkan!
Bighead tinggal dengan gembira dan bebas di rumah saudari Liu, dimana dia menikmati meluncur di lantai yang bersih dan berjungkirbalik ketika dia berada sendirian di rumah. Saudari Liu telah belajar tentang kebajikan, cinta dan kesabaran dari Bighead, dan sekarang mengerti kalau binatang pun mempunyai aspek kerohanian, yang berbeda hanyalah mereka menggunakan bahasa yang berlainan. Bighead adalah suatu bukti nyata bahwa binatang peliharaan dapat menjadivegetarian, yang membuat mereka lebih sehat dan memiliki bulu yang lebih indah. (Silahkan melihat rujukan pada Diet Vegetarian Menyelamatkan Anjing, Majalah News No. 134.) Apakah kalian ingin mencoba gaya hidup saudari Liu? Mungkin binatang peliharaan kalian akan menjadi kucing atau anjing vegetarian yang berbahagia.

Selasa, 08 Februari 2011

ARTI KEHIDUPAN

FILOSOFI HIDUP

Jangan biarkan bayang-bayang ketidakbahagiaan menyelimuti hati anda. Pancarkan keceriaan dan kehangatan maka hidup ini akan menjadi penuh arti.


LELUCON

Pemabuk Kecurian

Seorang pemabuk menelepon polisi untuk melaporkan bahwa pencuri telah merusak mobilnya.

"Mereka pernah mencuri dashboard, roda kemudi, pedal rem, bahkan pedal gas," teriak dia sambil keluar.

Namun, sebelum penyelidikan polisi bisa berjalan, telepon berdering untuk kedua kalinya, dengan suara yang sama,

"Tidak jadi," kata pemabuk dengan tersendat, "saya tadi salah masuk ke kursi belakang..."


TIPITAKA

Kisah Para Petapa Nigantha

Suatu hari, beberapa petapa Nigantha pergi untuk mengumpulkan dana makanan dengan mangkuk mereka yang ditutupi dengan sepotong kain. Beberapa bhikkhu melihat mereka dan komentar, “Para petapa Nigantha ini, yang menutupi tubuh bagian depan lebih terhormat dibandingkan dengan para petapa Acelaka yang pergi tanpa mengenakan kain penutup apapun.” Mendengar komentar ini, para petapa tersebut menjawab dengan tegas, “Ya, sesungguhnya kami benar-benar menutupi bagian depan kami (dengan menutupi mangkuk kami); tetapi kami menutupinya bukan karena malu pergi bertelanjang. Kami hanya menutupi mangkuk kami untuk mencegah debu pada makanan kami, karena biarpun debu sekalipun, tetap mengandung kehidupan di dalamnya. ”

Ketika para bhikkhu tersebut menceritakan apa yang dikatakan para petapa Nigantha kepada Sang Buddha. Beliau menjawab, “Para bhikkhu, para petapa tersebut yang pergi dengan menutupi hanya bagian depan tubuh mereka tidak malu dengan apa yang seharusnya memalukan, tetapi malu dengan apa yang seharusnya tidak memalukan; karena pandangan salah mereka, maka mereka hanya akan menuju ke tujuan yang buruk.”

Kemudian Sang Buddha membabarkan syair 316 dan 317 berikut ini :

Mereka yang merasa malu
terhadap apa yang sebenarnya tidak memalukan,
dan sebaliknya tidak merasa malu
terhadap apa yang sebenarnya memalukan;
maka orang yang menganut pandangan salah seperti itu
akan masuk ke alam sengsara.

Mereka yang merasa takut
terhadap apa yang sebenarnya tidak menakutkan,
dan sebaliknya tidak merasa takut
terhadap apa yang sebenarnya menakutkan;
maka orang yang menganut pandangan salah seperti itu
akan masuk ke alam sengsara.

Pada akhir khotbah Dhamma ini, banyak petapa Nigantha menjadi ketakutan dan bergabung dalam Pasamuan Bhikkhu (Sangha).


VEGETARIAN

Imbangi Pola Makan Vegetarian dengan Yoga

Gaya hidup vegetarian sudah lama melekat pada diri Sandi Kalifadani.

"Sejak 8 tahun lalu, saya menjalani gaya makan vegetarian, " kata gitaris rock hardcore kepada Tribun Jogja saat ditemui di Balance, Hotel Puri Artha Yogyakarta, Selasa (18/1/2011).

Ia mengaku menjalani pola hidup vegetarian sejak 1998. Namun, ia sempat berhenti beberapa saat, sampai akhirnya ia benar-benar menjadi vegetarian pada 2002.

Baginya, gaya hidup vegetarian sudah melekat dalam dirinya. Sandi juga menuturkan band hardcore yang ia tekuni, beranggotakan vegetarian.

Menurut pria asal Semarang, vegetarian dalam tubuh masing-masing personel bandnya, menjadi semangat Straight X.

Straight X, katanya, adalah subkultur dari komunitas underground (musik punk, hardcore, metal).Para anggota Straight X memiliki tanda khusus, yakni tatoo X di tangan kanan kirinya.

"Mereka juga anti merokok, seks bebas, alkoholik, dan memakai obat-obatan," kata gitaris X Lifetime X Band ini.

Menjalani gaya hidup vegetarian, lanjutnya, harus didukung dengan aktifitas tubuh, agar lebih sehat.

"Kalau saya sih diimbangi dengan yoga, dan juga memperhatikan keseimbangan makanan," kata pria lulusan teknik industri UII ini.

Ia dan teman-temannya yang tergabung dalam X Lifetime X Band, belum mengklaim diri sebagai vegan.

"Kami bukan vegan, namun kami semua menyukai pola hidup vegetarian, " kata pria yang suka singgah ke rumah makan vegetarian Suma Yoga Babarsari ini.

Instruktur yoga ini menyatakan gaya hidup vegetarian akan menambah kesehatan, tubuh terasa ringan, dan lebih nyaman.

"Bahkan teman-teman di band juga merasa lebih sehat dengan pola hidup vegetarian," ucap Sandi.